Indonesia dan Cina Sepakat Perdagangan Kayu Lestari

Tomi Tresnady

Kamis, 03 Desember 2015 | 00:14 WIB
Indonesia dan Cina Sepakat Perdagangan Kayu Lestari
Hutan magrove di Taman Nasional Bali Barat, Buleleng, Bali [Antara]

Suara.com - Pemerintah Indonesia dan Cina menyepakati perdagangan kayu legal di sela-sela pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim (COP) ke-21 sebagai upaya meningkatkan promosi perdagangan kayu lestari.

"Kerja sama guna mempromosikan perdagangan kayu legal sangat penting karena Tiongkok adalah mitra perdagangan Indonesia yang penting. Sementara ekspor Indonesia paling signifikan ke Tiongkok adalah produk kayu kita," kata Dirjen Pengelolaan Hutan Produk Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Putera Parthama di area COP 21, Paris, Prancis, Rabu (3/12/2015).

Menurut dia, Indonesia telah mengembangkan sistem verifikasi legalitas kayu, dikenal dengan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang mendukung upaya pemberlakuan tindakan hukum terhadap tindakan pembalakan liar.

Sistem ini memberikan insentif bagi legalitas dengan mendorong terjadinya akses pasar bagi produk-produk yang sudah diverifikasi legalitasnya dan menghadang akses pasar bagi produk-produk tidak legal.

SVLK juga mendukung reformasi tata kelola kehutanan yang lebih luas, seperti perbaikan sistem informasi, transparansi, dan peningkatan kapasitas dan hak bagi masyarakat lokal.

Lebih lanjut, Putera mengatakan, akibat berkurangnya sumber-sumber bahan baku untuk produk kayu akibat pembalakan liar dan bentuk lain pengrusakan hutan, Indonesia berkomitmen memperkuat tata kelola kehutanan demi mencapai produksi kayu yang berkelanjutan.

Berdasarkan Sistem Informasi Legalitas Kayu (SILK) per 1 Desember 2015, Indonesia mengekspor produk kayu ke berbagai negara senilai sekitar 9 miliar dolar AS. Cina menjadi tujuan utama dengan menyerap 4,2 juta ton produk kayu senilai 2 miliar dolar AS.

Sedangkan pasar Cina jauh di atas Jepang di posisi kedua yang menyerap 1,7 juta ton senilai 1,2 miliar dolar AS.

Deputi Dirjen Kerjasama Internasional dari Administrasi Kehutanan Negara Cina Chunfeng Wang mengatakan harapannya agar perdagangan produk kayu antara Indonesia-Cina meningkat. Pemerintah Cina setuju hanya menerima produk kayu Indonesia yang memiliki sertifikat SVLK.

"Kerja sama ini tidak saja akan meningkatkan perdagangan Tiongkok-Indonesia, tapi juga meningkatkan kepercayaan dunia terhadap kami karena hanya membeli kayu legal," katanya.

Hal itu tak lepas dari pengakuan global yang telah diberikan kepada SVLK. Saat ini sistem tersebut menjadi bagian dari negosiasi perjanjian kemitraan sukarela (VPA) untuk penegakan hukum, perbaikan tata kelola, dan perdagangan sektor kehutanan (FLEGT) antara Indonesia-Uni Eropa.

SVLK juga diakui oleh mitra dagang Indonesia lainnya termasuk Amerika Serikat dan Australia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perhutani Targetkan Pendapatan Tahun 2016 Rp6 Triliun

Perhutani Targetkan Pendapatan Tahun 2016 Rp6 Triliun

Bisnis | Jum'at, 06 November 2015 | 16:42 WIB

Yuk Bikin Apel Goreng Kayu Manis untuk Camilan Saat Nonton TV

Yuk Bikin Apel Goreng Kayu Manis untuk Camilan Saat Nonton TV

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2015 | 15:10 WIB

Pemerintah Tekan Peredaran Kayu Ilegal Via SVLK

Pemerintah Tekan Peredaran Kayu Ilegal Via SVLK

Bisnis | Kamis, 05 November 2015 | 20:44 WIB

BKSDA dan Polisi Aceh Tangkap Komplotan Perusak Lingkungan

BKSDA dan Polisi Aceh Tangkap Komplotan Perusak Lingkungan

News | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 00:31 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Pemukiman Kayu Manis

Si Jago Merah Mengamuk di Pemukiman Kayu Manis

News | Kamis, 23 April 2015 | 20:26 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×