Penipuan Dengan Modus Kotak Amal Akhirnya Ditangkap

Adhitya Himawan, Welly Hidayat

Kamis, 03 Desember 2015 | 14:08 WIB
Penipuan Dengan Modus Kotak Amal Akhirnya Ditangkap
Eriyadi, tersangka penipuan kotak amal [Suara.com/Welly Hidayat]

Satuan petugas (Satgas)  Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat berhasil mengamankan penipuan dengan modus kotak amal yang dilakukan Eriyadi (35). Eriyadi diamankan saat menjalankan aksinya di Pasar Thamrin,  Tanah Abang, Jakarta Pusat, saat mengedarkan kotak amal, Rabu (2/12/2015) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kepala Seksi Rehabilitasi Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Isra mengatakan permintaan sumbangan seperti ini seharusnya tercantum atas nama yayasan atau tempat ibadah apa yang ingin dibangun. Tapi yang dibawa pelaku anehnya hanya kotak hijau sumbangan yang bertuliskan sumbangan sedakah sehingga menimbulkan dugaan penipuan.

"Pencarian uang dengan kotak amal semacam ini biasanya dengan mengatasnamakan pembangunan masjid, pesantren, mushola, yayasan, yatim piatu, penyandang disabilitas atau lainnya. Tapi ini hanya kotak berwarna hijau dengan tulisan infak sodakoh, ini jelas-jelas penipuan," kata Isra saat di temui Kamis (3/12/2015).

Isra menambahkan ternyata pelaku  Eriyadi sudah menjalankan pengumpulan uang ini sejak tahun 2001. Rekan seprofesinya sekitar 96 orang dan tersebar dibeberapa wilayah dari Depok, Bogor, Jagakarsa, Kebayoran dan daerah lainnya. Mereka diasramakan di Jalan Angke Indah I, RT 11/RW 1, Jakarta Barat.

"Mereka biasa tersebar di beberapa titik sentra-sentra bisnis, seperti di tempat tempat yang orang beraktivitas seperti pasar, stasiun, pertokoan, dan SPBU. Mereka dibagi dan berpencar," kata Isra.

Lebih lanjut, ternyata dalam penjelasan Eriyadi saat ditangkap, ada yang mengkoordinir untuk melakukan pengumpulan dana palsu dan mengatasnamakan sumbangan sedekah lewat kotak amal ini.

"Pembagian penghasilan sehari harus setor ke ibu Sri sebesar Rp30 ribu  sisanya untuk mereka yang mengedarkan kotak amal. Dapat besar atau kecil pokoknya harus setor.  Sehari Eriyadi bisa mendapat Rp100 ribu sampai Rp150 ribu," kata Isra.

Lebih lanjut si penipu kotak amal Eriyadi tidak mengetahui tujuan uang yang disetorkan ke koordinatornya Ibu Sri diperuntukkan apa.

"Kita tidak tau menahu uangnya untuk apa, urusan bos itu" kata Isra. 

Isra menghimbau kepada warga Jakarta agar lebih cermat jika ingin memberi sumbangan atau apapun. Setidaknya datangi langsung tempat atau lembaga lembaga, yayasan, tempat ibadah, panti asuhan yang kredibel. Bukan orang pengedar kotak amal seperti Eriyadi yang ditangkap di Pasar Thamrin Tanah Abang. Mereka biasa melakukan penipuan di kendaraan, pasar, pertokoan, dan tempat lainnya. "Karena itu salah satu modus pencarian uang yang tidak jelas peruntukannya," tambah Isra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Dittipideksus Bareskrim Kembali Tahan Satu Tersangka Kasus PT DSI, Ini Sosoknya

Dittipideksus Bareskrim Kembali Tahan Satu Tersangka Kasus PT DSI, Ini Sosoknya

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:25 WIB

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:48 WIB

Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI

Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:10 WIB

Seret Bupati Tanggamus Soal Dugaan Mafia Tanah, Presiden-Mendagri Diminta Turun Tangan

Seret Bupati Tanggamus Soal Dugaan Mafia Tanah, Presiden-Mendagri Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 05:05 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:27 WIB

Dengar Curhatan Korban, DPR Minta Polisi Pertimbangkan Istri Bos Hanania Travel Jadi Tersangka

Dengar Curhatan Korban, DPR Minta Polisi Pertimbangkan Istri Bos Hanania Travel Jadi Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:15 WIB

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:27 WIB

Terkini

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:22 WIB

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:59 WIB

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:58 WIB

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:56 WIB

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB