Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat

Vania Rossa

Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:37 WIB
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim), Yuldi Yusman. (ANTARA)
  • Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 16 warga asing terkait dugaan sindikat penipuan daring di sebuah hotel di Sukabumi.
  • Operasi penangkapan dilakukan petugas pada 14 April 2026 setelah memantau aktivitas mencurigakan kelompok tersebut selama beberapa hari.
  • Petugas menyita berbagai perangkat elektronik dan mengamankan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut atas penyalahgunaan izin tinggal.

Suara.com - Direktorat Jenderal Imigrasi mengungkap kronologi penangkapan 16 Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terlibat dalam sindikat penipuan daring di Sukabumi, Jawa Barat. Kelompok ini diketahui menyewa hotel selama satu tahun dan diduga tengah mempersiapkan kedatangan puluhan anggota tambahan untuk menjalankan aksinya.

Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim), Yuldi Yusman, menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada akhir Maret 2026 terkait aktivitas mencurigakan di sebuah penginapan di kawasan Pelabuhan Ratu.

“Pada tanggal 29 Maret 2026, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi menerima informasi mengenai keberadaan sekelompok orang asing yang berjumlah kurang lebih 16 orang di lokasi penginapan Grand Desa Resort Kabupaten Sukabumi,” ujar Yuldi dalam konferensi pers di Gedung Ditjen Imigrasi, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2026).

Rencana Tinggal Lama dan Penambahan Anggota

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada 30 Maret 2026 tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) melakukan pengawasan tertutup selama beberapa hari. Hasil pemantauan menunjukkan kelompok ini berencana menetap dalam jangka panjang.

“Pada tanggal 3 April 2026, diperoleh informasi bahwa kelompok tersebut berencana melakukan kontrak sewa hotel selama satu tahun. Diperkirakan akan ada penambahan massa hingga mencapai 50 orang asing lagi,” ungkap Yuldi.

Pada 13 April 2026, tim kembali melakukan profiling dan pengumpulan bahan keterangan. Petugas juga berhasil mendokumentasikan aktivitas para WNA melalui foto dan video yang menguatkan dugaan penyalahgunaan izin tinggal.

Aksi Kejar-kejaran Tengah Malam

Situasi memanas pada dini hari 14 April 2026. Para WNA terdeteksi mencoba melarikan diri setelah mengetahui keberadaan petugas. Pengelola hotel melaporkan pergerakan mencurigakan sekitar pukul 00.15 WIB.

“Para WNA terpantau sedang mengemas barang-barang elektronik dan memuatnya ke dalam kendaraan Mitsubishi Triton Double Cabin warna putih bernomor polisi DA 8396 PV, yang diindikasi sebagai upaya melarikan diri atau berpindah lokasi secara mendadak,” jelas Yuldi.

Petugas kemudian melakukan penyergapan pada pukul 00.30 WIB dan menyisir sejumlah titik, termasuk kawasan pantai dan minimarket terdekat. Total 16 WNA berhasil diamankan dalam operasi tersebut.

Identitas dan Peran

Berdasarkan data imigrasi, para WNA datang dalam waktu yang berbeda:

  • YL, GC, PS, XW, BZ, XC, SY, HP, dan GW: Menginap sejak 10 April 2026
  • MF dan CW: Tiba pada 12 April 2026
  • JX dan XN: Telah berada di Sukabumi sejak 14 Maret 2026
  • AL (WN Malaysia): Bertugas sebagai penerjemah bagi warga lokal
  • WT (WN Malaysia): Penerjemah untuk XN sekaligus pengemudi dan penyedia logistik

Barang Bukti dan Indikasi Love Scamming

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti elektronik dalam jumlah besar, di antaranya 50 unit PC, 150 unit handphone, 11 unit switch hub, 4 unit router, serta 2 dus kabel LAN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Langgar Izin Tinggal, 2 WNA China Dipulangkan Lewat Bandara Juanda

Langgar Izin Tinggal, 2 WNA China Dipulangkan Lewat Bandara Juanda

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

WNA Paruh Baya Ditangkap Polisi Usai Sekap Anak dalam Kamar Hotel Ancol

WNA Paruh Baya Ditangkap Polisi Usai Sekap Anak dalam Kamar Hotel Ancol

News | Senin, 27 April 2026 | 15:17 WIB

Terkini

Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang

Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:40 WIB

Viral Perempuan Brasil Tewas Lompat Bungee Jumping Tanpa Pasang Tali Pengaman

Viral Perempuan Brasil Tewas Lompat Bungee Jumping Tanpa Pasang Tali Pengaman

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:37 WIB

Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat

Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:19 WIB

Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran

Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:14 WIB

Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain

Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:12 WIB

Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau

Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:12 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai

Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:56 WIB

Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!

Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:38 WIB

Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?

Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:26 WIB

Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai

Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:22 WIB