Seragam KONI Sudah Tidak Lagi Gunakan Logo "Lima Cincin"

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 05 Desember 2015 | 01:49 WIB
Seragam KONI Sudah Tidak Lagi Gunakan Logo "Lima Cincin"
Tampilan logo KONI di situs resmi KONI hingga Sabtu (5/12/2015) dini hari. [koni.or.id]

Suara.com - Seragam yang digunakan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat sudah tidak lagi memasang logo lima ring, yang sebelumnya dipersoalkan banyak pihak, mulai dari pemerintah hingga Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Demisioner KONI Pusat, Mayjen TNI Doddy Husodo di Makassar, Jumat (4/12/2015), mengatakan bahwa pencopotan lima ring pada logo KONI memang telah disepakati pada saat Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) di Papua beberapa waktu lalu.

"Sudah tidak ada masalah soal logo. Jangankan tuntutan 10 hari seperti di media, saat ini sudah tidak ada, dan bisa dilihat dari seragam yang saya gunakan," katanya.

Pada seragam yang digunakan saat mewakili Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman membuka resmi kejuaraan nasional Piala Wapres di Makassar itu, memang sudah tidak terlihat lagi logo lima ring yang menjadi persoalan sebelumnya.

Pihaknya juga menegaskan jika dalam olahraga itu tidak ada istilah ancam-mengancam seperti yang tersebar di media. Olahraga itu, menurut dia, merupakan sportivitas sehingga tidak ada hal yang dipaksakan.

"Media saja yang membesar-besarkan masalah ini (logo lima ring). Ini lihat lambang KONI, sudah tidak ada lagi logo lima ring," ujarnya sambil memperlihatkan lambang KONI yang memang sudah bersih dari logo lima ring.

Permasalahan lima ring belakangan memang cukup menarik perhatian media. Bahkan masalah ini sampai ke meja persidangan. Hanya saja pihak KONI yang menggunakan lambang lima ring kalah namun belum mau langsung mencopotnya. Kondisi ini membuat pemilik lambang lima ring yaitu IOC berang.

Bahkan, Komite Olimpiade Internasional itu mengirim surat kepada pemerintah secara langsung untuk mengingatkan hal tersebut. Pihak KONI bahkan tetap pada pendiriannya hingga pemerintah mengirimkan surat teguran per 1 Desember dan memberikan waktu 10 hari untuk meresponsnya. Jika tidak diindahkan, sanksi tegas akan diberlakukan.

Selain pemerintah, olimpian juga mendesak KONI segera mengembalikan lima ring ke IOC. Para mantan atlet ini khawatir jika instruksi dari IOC tidak dijalankan akan merugikan atlet termasuk posisi Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

"Sudah tidak ada lagi masalah soal itu. Hari ini juga bisa dilihat langsung seragam kami sudah tidak ada lagi logonya," kata Doddy lagi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Batas Waktu 10 Hari, Kemenpora Ancam Beri Sanksi Keras ke KONI

Batas Waktu 10 Hari, Kemenpora Ancam Beri Sanksi Keras ke KONI

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 10:20 WIB

Laporkan Ketua KONI ke KPK, Oegroseno Bawa Dokumen Lengkap

Laporkan Ketua KONI ke KPK, Oegroseno Bawa Dokumen Lengkap

News | Selasa, 17 November 2015 | 16:07 WIB

Kemenpora: KONI-KOI Tal Lagi Persoalkan Legalitas

Kemenpora: KONI-KOI Tal Lagi Persoalkan Legalitas

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 04:04 WIB

MK Tolak Gugatan KONI

MK Tolak Gugatan KONI

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 01:08 WIB

Terkini

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:21 WIB

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:12 WIB

7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:07 WIB

4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!

4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi

Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu

Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×