Indonesia Jadi Panutan Dunia karena Pilkada Serentak

Ardi Mandiri

Rabu, 09 Desember 2015 | 18:00 WIB
Indonesia Jadi Panutan Dunia karena Pilkada Serentak
Busana Unik di Pilkada Serentak 2015

Suara.com - Pemilihan kepala daerah serentak yang dilaksanakan di 264 daerah menjadikan Indonesia panutan demokrasi dunia, ujar Dirjen Informasi Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Esti Handayani.

Hal tersebut dikatakan Esti dalam "press briefing" menjelang penyelenggaraan Forum Demokrasi Bali ke-8 (Bali Democracy Forum) di Nusa Dua, Bali, Rabu sore.

"Pilkada ini kalau sukses akan menjadi yang pertama kalinya di dunia, dan Indonesia menjadi 'role model' demokrasi," tuturnya.

Selain forum demokrasi utama yang akan diikuti 83 negara dan tiga organisasi internasional pada 10-11 Desember 2015, BDF juga memiliki agenda tambahan yakni Forum Masyarakat Sipil Bali dan Forum Media Bali yang dilaksanakan oleh Institute for Peace and Democracy (IPD) bekerjasama dengan Dewan Pers pada 8-9 Desember 2015.

Salah satu program yang dijalani para peserta kedua kegiatan tesebut yaitu kunjungan ke beberapa tempat pemungutan suara di Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, untuk melihat langsung proses pemilihan di Bali.

"Sepertinya tidak ada gejolak apapun di Bali, ini pesan yang memperlihatkan kepada mereka (peserta) betapa pilkada serentak untuk kepala-kepala daerah bisa terjadi dengan aman dan disambut baik seluruh masyarakat Indonesia," kata Esti.

Pilkada serentak, menurut Esti, juga menjadi laboratorium bagi semua peserta baik yang berasal dari lembaga swadaya masyarakat (LSM), media, maupun peserta forum antarpemerintah yang berpatisipasi dalam BDF 2015.

Sekitar 15 delegasi BDF mengunjungi empat lokasi pemungutan suara di kawasan Kuta Selatan, diantaranya TPS 21, 22 dan 23 di Banjar Mumbul, serta TPS 35-38 di SD Taman Griya Mumbul, Kelurahan Benoa.

"Berdasarkan kunjungannya dari pagi tadi hingga proses penghitungan suara, mereka berpandangan bahwa proses pilkada sangat tenang. Proses pemilihan di sini dipandang dimiliki oleh masyarakat dan seperti hal yang biasa dan tidak tegang," ujar Direktur Eksekutif IPD I Ketut Putra Erawan di sela-sela mendampingi delegasi BDF di Banjar Mumbul, Kelurahan Benoa, Kabupaten Badung.

Sementara itu, Alwyn Buro, salah satu wartawan peserta BDF yang berasal dari Filipina mengatakan berdasarkan hasil pengamatannya proses pilkada berjalan dengan sangat terbuka dan transparan.

"Proses pemilihan di sini sangat mendidik dan masyarakat merasa memiliki pemilu," ujarnya.

Menurut dia, proses pilkada di Bali berjalan sangat lancar dan tidak ada upaya pemaksaan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Pendatang Baru, Zumi Zola Mampu Kalahkan Incumbent

Jadi Pendatang Baru, Zumi Zola Mampu Kalahkan Incumbent

News | Rabu, 09 Desember 2015 | 17:47 WIB

Saat Pilkada, Kapolri Minta Sulteng Waspada Kelompok Santoso

Saat Pilkada, Kapolri Minta Sulteng Waspada Kelompok Santoso

News | Rabu, 09 Desember 2015 | 16:41 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB