Malaysia Pusing, Tiga Jet Boeing Misterius Setahun Parkir di KLIA

Liberty Jemadu Suara.Com
Jum'at, 11 Desember 2015 | 07:49 WIB
Malaysia Pusing, Tiga Jet Boeing Misterius Setahun Parkir di KLIA
Ilustrasi pesawat-pesawat yang dioperasikan oleh maskapai Malaysia Airlines (Shutterstock).

Suara.com - Otoritas bandar udara Malaysia sedang mencari pemilik dari tiga buah jet Boeing yang diterlantarkan di landasan pacu Kuala Lumpur selama lebih dari setahun.

Tiga pesawat Boeing 747-200F - dua pesawat penumpang dan satu pesawat kargo - telah diparkir di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) selama lebih dari setahun, tanpa membayar sewa parkir. Kini Malaysia Airports Holdings Bhd, pengelola bandara itu sedang mencari pemilik pesawat tersebut.

KLIA menjadi perhatian dunia pada 2014 lalu karena menjadi bagian dari salah satu misteri terbesar dalam sejarah penerbangan dunia. Pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang pada Maret 2014, dan hingga kini belum juga ditemukan, terbang dari bandara itu menuju Beijing, Cina.

Dalam peringatan yang dimuat oleh sebuah surat kabar Malaysia pekan ini, otoritas KLIA memberikan waktu 14 hari bagi pemilik tiga pesawat itu untuk mengambil kendaraannya tersebut. Jika tidak, tiga jet itu akan dijual.

"Langkah ini adalah proses biasa yang diambil oleh operator bandara di seluruh dunia, jika menghadapi situasi macam ini," bunyi pernyataan otoritas bandara KLIA.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim memiliki tiga jet itu, demikian dikatakan General Manajer KLIA, Kamis (10/12/2015).

"Kami belum memutuskan apa yang akan dilakukan terhadap tiga pesawat itu, meskipun kami sudah menerima banyak tawaran dari seluruh dunia," kata Zainol.

Pakar industri penerbangan mengatakan kasus seperti ini, ada pesawat yang diterlantarkan, jarang terdengar.

"Anda bisa menemukan contoh kasus pesawat diterlantarkan di seluruh dunia, karena uang yang diperoleh dari penjualannya tak akan mampu menutupi biaya parkir," kata seorang pedagang pesawat bekas kepada Reuters.

"Tetapi jarang ada bandara yang terbuka kepada publik soal kasus seperti ini," lanjut dia, yang meminta agar identitasnya tak disebut.

Pencarian menggunakan nomor registrasi pesawat di website www.planespotters.net, menunjukkan bahwa pesawat-pesawat itu terdaftar pada sebuah perusahaan jasa penyewaan pesawat, Air Atlanta Icelandic. Dua di antaranya pernah dioperasikan oleh Maskapai Malaysia Airlines.

Tetapi kepada surat kabar The Star, Air Atlanta Icelandic mengatakan bahwa mereka memang pernah mengoperasikan pesawat-pesawat tersebut sampai 2010, tetapi sejak itu tak lagi berurusan dengan tiga pesawat tadi.

Sementara Malaysia Airlines mengaku tak lagi menyewa atau memiliki pesawat-pesawat tak bertuan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI