Larang Muslim ke AS, Trump Capres AS Terfavorit dalam Survei

Liberty Jemadu | Suara.com

Sabtu, 12 Desember 2015 | 17:25 WIB
Larang Muslim ke AS, Trump Capres AS Terfavorit dalam Survei
Donald Trump, salah satu bakal calon presiden AS dari Partai Republik (Reuters/Mary Schwalm).

Suara.com - Donald Trump meraih dukungan terbesar di antara bakal-bakal calon presiden dari Partai Republik, demikian hasil survei yang digelar oleh Reuters/Ipsos yang diumumkan Jumat (11/12/2015). Inilah survei pertama yang digelar setelah Trump mengajukan proposal larangan bagi umat Muslim untuk masuk ke AS.

Trump mendapat dukungan sebesar 35 persen dari para pemilih Partai Republik, yang tertinggi di antara bakal calon presiden lain dari partai konservatif itu. Ia telah memimpin perlombaan di antara kandidat Republik sejak awal pekan ini, meski ia mengatakan bahwa imigran dan wisatawan Muslim harus dilarang masuk ke AS.

Sebagian besar orang yang mengaku akan memilih kandidat Partai Republik pada pemilihan presiden AS November 2016 mengatakan mereka tak khawatir dengan pidato Trump. Hanya 29 persen dari pemilih yang mengatakan pernyataan Trump itu keliru. Sebanyak 64 persen mengaku tak bermasalah dengan proposal Trump.

"Dia hanya mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran semua orang," kata Donna Fee (57) dari Missouri.

Fee, yang adalah seorang Republikan, mengatakan dia mendukung Trump dan sepakat dengan proposalnya yang kontroversial itu.

"Tetapi menurut saya harus ada orang yang bisa menyuruhnya lebih tenang. Menurut saya, dia perlu menyaring (kata-katanya)," lanjut Fee.

Tetapi, secara umum, lebih banyak pemilih di AS yang kecewa dengan pernyataan Trump. Sebanyak 47 persen pemilih mengatakan mereka tersinggung dengan pidato Trump dan 72 persen pemilih Partai Demokrat mengganggap Trump keterlaluan.

Adapun dalam survei itu, pakar bedah syaraf Ben Carson berada di urutan kedua di bawah Trump. Dokter kulit hitam itu mendapat dukungan sebesar 12 persen. Ia disusul oleh Senator Ted Cruz dari Texas dan Gubernur Florida, Jeb Bush, yang sama-sama mendapat dukungan 10 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tolak Islam di AS, Donald Trump Kena 'Bogem Mentah' Muhammad Ali

Tolak Islam di AS, Donald Trump Kena 'Bogem Mentah' Muhammad Ali

News | Jum'at, 11 Desember 2015 | 10:20 WIB

Donald Trump 'Diserang' Elang

Donald Trump 'Diserang' Elang

Foto | Jum'at, 11 Desember 2015 | 09:25 WIB

Komentar Pentolan Arkarna soal Trump Melarang Muslim ke Amerika

Komentar Pentolan Arkarna soal Trump Melarang Muslim ke Amerika

Entertainment | Jum'at, 11 Desember 2015 | 06:23 WIB

Larang Muslim Masuk AS, Donald Trump Dinilai Frustasi

Larang Muslim Masuk AS, Donald Trump Dinilai Frustasi

News | Rabu, 09 Desember 2015 | 18:18 WIB

Larang Muslim ke Amerika, Trump Disebut Mirip Voldemort

Larang Muslim ke Amerika, Trump Disebut Mirip Voldemort

Entertainment | Rabu, 09 Desember 2015 | 09:03 WIB

Terkini

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB