KPK Serap Anggaran Hanya Setengah Sepanjang 2015

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 15 Desember 2015 | 21:38 WIB
KPK Serap Anggaran Hanya Setengah Sepanjang 2015
Taufiequrrachman Ruki [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru menyerap 57,7 persen anggaran tahun 2015. Dari Rp 898,9 miliar anggaran yang dikucurkan dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 tersebut untuk menjalankan berbagai kegiatan sepanjang 2015, KPK baru menyerap anggaran sekitar Rp 518,9 miliar.

"Seluruh kegiatan KPK tahun ini dilakukan dengan menggunakan anggaran yang berasal dari APBN sebesar Rp 898,9 miliar pada 2015. Dengan penyerapan anggaran pada tahun ini sebesar 518,9 miliar rupiah atau sekitar 57,7 persen per 14 Desember 2015," kata Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK, Johan Budi di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2015).

Dari total anggaran tersebut, KPK mengalokasikan untuk merampungkan pembangunan gedung baru. Rencananya, gedung tersebut akan diresmikan Presiden Jokowi pada 29 Desember mendatang.

"Rencananya tanggal 29 (Desember) akan diresmikan bertepatan dengan hari lahirnya KPK. Rencananya juga kami undang atau diresmikan oleh Presiden Jokowi," jelas Johan.

Johan mengakui kinerja KPK sepanjang tahun 2015 di bawah target yang dicanangkan. Hal ini, menurutnya, tidak terlepas dari konflik yang terjadi dengan Polri dan gelombang praperadilan yang terjadi pada awal tahun. Dikatakan, hiruk pikuk tersebut telah menyedot energi KPK.

"Memang harus dipahami bersama bahwa pada Januari hingga April, KPK digoncang oleh hiruk kipuk, tidak hanya berkaitan friksi dengan lembaga lain tetapi berkaitan gelombang praperadilan sehingga kinerja atau SDM di KPK tersedot untuk urusan-urusan yang seperti itu. Sehigga kalau dari sisi capaian ada sedikit gangguan karena waktu itu SDM diperuntukkan untuk hadapi saya sebutnya sebagai hiruk pikuk," jelasnya.

Dengan dana yang hampir mencapai Rp 1 triliun, dalam bidang penindakan, KPK hanya mampu mengembalikan sekitar Rp 198,5 miliar kerugian negara yang diakibatkan tindak pidana korupsi.

Plt Ketua KPK, Taufiequrrachman Ruki menyatakan, sebagian besar sumber daya manusia, dan keuangan yang dimiliki KPK lebih banyak tercurah di bidang pencegahan. Menurutnya, potensi kerugian negara yang bisa diselamatkan dari bidang pencegahan nilainya jauh melampaui bidang penindakan. Namun, diakuinya, efek pencegahan tak dapat dirasakan secara langsung.

"Saya ingin sampaikan, bahwa sebagian besar sumber daya KPK lebih banyak digunakan upaya pencegahan. Memang hasilnya tidak terlihat dan dirasakan seketika. Membutuhkan proses panjang, tapi harus kita lakukan,"tutup Ruki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Disebut-sebut dalam Uji Kelayakan Calon Pimpinan KPK

Ahok Disebut-sebut dalam Uji Kelayakan Calon Pimpinan KPK

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 21:25 WIB

Basaria Panjaitan Ungkap Kenapa KPK - Polri Gaduh

Basaria Panjaitan Ungkap Kenapa KPK - Polri Gaduh

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 21:18 WIB

Surya Usul Tidak Semua Pimpinan KPK Bisa Asal Bicara pada Media

Surya Usul Tidak Semua Pimpinan KPK Bisa Asal Bicara pada Media

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 20:09 WIB

Hari Ini KPK Tahan 4 Petinggi DPRD Musi Banyuasin

Hari Ini KPK Tahan 4 Petinggi DPRD Musi Banyuasin

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 20:02 WIB

Jaga Kemitraan, Surya Tjandra Berharap KPK Bersikap Rendah Hati

Jaga Kemitraan, Surya Tjandra Berharap KPK Bersikap Rendah Hati

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 19:58 WIB

Johan Budi Bantah Pimpinan KPK Pecah Soal Revisi UU

Johan Budi Bantah Pimpinan KPK Pecah Soal Revisi UU

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 19:12 WIB

Robby Ingin Ada Tiga Bukti Sebelum KPK Tetapkan Tersangka

Robby Ingin Ada Tiga Bukti Sebelum KPK Tetapkan Tersangka

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 18:53 WIB

Surya Tjandra: KPK Tak Bisa Bekerja Sendiri

Surya Tjandra: KPK Tak Bisa Bekerja Sendiri

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 18:40 WIB

Pimpinan KPK Tolak Revisi UU KPK

Pimpinan KPK Tolak Revisi UU KPK

Foto | Selasa, 15 Desember 2015 | 17:54 WIB

DPR Sahkan Revisi UU KPK Masuk Prolegnas 2016

DPR Sahkan Revisi UU KPK Masuk Prolegnas 2016

Foto | Selasa, 15 Desember 2015 | 17:31 WIB

Terkini

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:40 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB

Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman

Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:15 WIB

KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa

KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:59 WIB

Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan

Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:41 WIB

UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum

UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:27 WIB

7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:19 WIB

31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian

31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:52 WIB

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB