Dilarang Beroperasi Kemenhub, Driver Gojek dan Grab Bike Menolak

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 18 Desember 2015 | 11:17 WIB
Dilarang Beroperasi Kemenhub, Driver Gojek dan Grab Bike Menolak
Dua driver Gojek menunggu konsumen di Palmerah, Jakarta, Jumat (18/12/2015). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Kementerian Perhubungan menilai sepeda motor maupun mobil pribadi yang dipakai untuk angkutan umum berbasis aplikasi internet tidak memenuhi ketentuan sehingga dilarang. Larangan tersebut tentu saja membuat para tukang ojek gelisah.

"Kita lagi gelisah jika ojek online tak beroperasi. Saya nggak setuju," ujar driver Gojek, Komeng, saat ditemui Suara.com, di Palmerah, Jakarta, Jumat (18/12/2015).

Menurut Komeng pelarangan ojek berbasis online hanya akan melahirkan banyak pengangguran lagi. Mengingat selama ini banyak orang tertolong karena bisa mencari uang lewat menjual jasa layanan ojek.

 Pemerintah, kata Komeng, harusnya jangan asal melarang, tanpa solusi.

"Harusnya ada solusi, jangan asal diberhentikan ojek-ojek online ini, Kalau nggak ada ojek online, kita bisa jadi pengangguran lagi," katanya.

Hal senada diungkapkan driver Gojek Ahmad (29). Ojek online, katanya, sangat membantu masyarakat yang susah cari kerja kantoran.

"Ojek online ngebantu banget mbak, bagi saya yang pengangguran. Adanya ojek online saya bisa dapat pekerjaan," tutur Ahmad.

 Ketika ditanya apakah CEO PT. Gojek Indonesia Nadiem Makarim sudah memberikan instruksi terkait pelarangan operasi Gojek, Ahmad mengatakan belum tahu.

"Kita Belum dapat informasi terkait itu, jadi kita tetap jalan terus dan berharap tidak berhentikan operasi ojek online," tuturnya.

Driver ojek online Grabbike, Agus (34), juga menolak. Dia berharap pemerintah berpikir ulang dengan mempertimbangkan bahwa kehadiran ojek berbasis online adalah kebutuhan masyarakat.

"Saya keberatan sekali jika ojek online dihapus. Kalau mau dihapus, pemerintah harus memberikan pekerjaan kepada para pengangguran," katanya.

Kendati ada larangan, menurut pengamatan Suara.com pagi ini, para tukang ojek berbasis online masih tetap beroperasi. Di Bekasi, mereka masih lalu lalang di jalan raya, begitu juga di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ojek Online Dilarang, DPR Minta Pemerintah Pikirkan Manfaatnya

Ojek Online Dilarang, DPR Minta Pemerintah Pikirkan Manfaatnya

News | Jum'at, 18 Desember 2015 | 11:04 WIB

Kemenhub Dituntut Buat Pekerjaan Baru bagi 150 Ribu Driver Gojek

Kemenhub Dituntut Buat Pekerjaan Baru bagi 150 Ribu Driver Gojek

News | Jum'at, 18 Desember 2015 | 10:01 WIB

Terkini

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Praktik 'Nuthuk' Harga Muncul Lagi di Malioboro, Wisatawan Keluhkan Es Jeruk Rp20 Ribu per Gelas

Praktik 'Nuthuk' Harga Muncul Lagi di Malioboro, Wisatawan Keluhkan Es Jeruk Rp20 Ribu per Gelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah

Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:02 WIB

BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Menbud Fadli Zon Soroti Karhutla Ancam Lukisan Gua Prasejarah dan Makam Toraja

Menbud Fadli Zon Soroti Karhutla Ancam Lukisan Gua Prasejarah dan Makam Toraja

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP

Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Sestama BNPB Klaim Serahkan Dokumen ke Penyidik KPK

Usai Diperiksa 7 Jam, Sestama BNPB Klaim Serahkan Dokumen ke Penyidik KPK

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:55 WIB

3 Day Cream Wardah untuk Kurangi Flek Hitam, Bisa Dipakai Usia 40 Tahun ke Atas

3 Day Cream Wardah untuk Kurangi Flek Hitam, Bisa Dipakai Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Komnas HAM Sambut Putusan MK, Prajurit Pelaku Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Komnas HAM Sambut Putusan MK, Prajurit Pelaku Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:54 WIB

×