Siaran Radio Dilengkapi Nyanyian, Cara Baru ISIS Rekrut Anggota

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 21 Desember 2015 | 20:43 WIB
Siaran Radio Dilengkapi Nyanyian, Cara Baru ISIS Rekrut Anggota
Sekelompok warga Afghanistan menyimak siaran radio yang dikelola militan Islamic State, di Jalalabad, Afghanistan, Sabtu (19/12/2015). [Reuters/Parwiz]

Suara.com - Kelompok militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau kerap disebut Islamic State (IS) saja, kini dilaporkan tengah serius mencoba salah satu cara baru mereka untuk merekrut anggota terbaru. Menyasar para lelaki muda Afghanistan, daerah yang lama dikuasai Taliban, ISIS kini mencoba jalur siaran radio.

Pihak pejabat setempat di Afghanistan mengaku sudah menyadari perkembangan ini, serta menunjukkan kekhawatiran mereka. Pasalnya, jika siaran-siaran itu terus memasuki ranah publik di Afghanistan secara kontinyu, warga yang rata-rata kehidupannya masih serba sulit berpeluang besar akan terpengaruh ajakan ISIS.

"Kebanyakan warga kami itu pengangguran, dan (siaran) radio ini akan dapat mendorong banyak orang untuk bergabung dengan mereka (ISIS)," ungkap Ahmad Ali Hazrat, Kepala Dewan Provinsi di Nangarhar, Afghanistan, seperti dilansir Reuters, Senin (21/12/2015).

"Saat ini Daesh --sebutan untuk ISIS-- berada 7 kilometer di luar Kota Jalalabad, dan jika pemerintah tidak segera bertindak, mereka (ISIS) akan terus memperluas siarannya dan bahkan bisa merekrut orang dari Kabul," sambungnya.

Siaran selama 90 menit per hari yang terutama menjadi sumber kekhawatiran itu adalah acara bertajuk "Suara Kekalifahan" yang disiarkan dalam bahasa Pashto. Siaran ini rata-rata berisikan wawancara, dilengkapi pesan-pesan propaganda serta nyanyian menyangkut Islamic State.

Siaran itu disebut bisa ditangkap di Nangarhar, provinsi sebelah timur di mana ISIS memang sudah memiliki basis cukup kuat. Di sana ISIS dilaporkan mengontrol beberapa distrik eks-wilayah Taliban yang hingga kini masih terus berusaha membangkitkan pengaruhnya pasca-perang lawan Amerika Serikat (AS) tahun 2001.

Sejumlah pengamat menyatakan bahwa sudah banyak mantan pejuang Taliban yang memperkuat ISIS. Mereka biasanya adalah orang-orang yang mungkin tak suka dengan kepemimpinan Taliban saat ini, atau justru memang sengaja ingin mencari "tantangan" lebih keras.

Pekan lalu pun, Komandan Pasukan Internasional di Afghanistan, Jenderal John Campbell dari AS, menyebut bahwa terdapat antara 1.000 hingga 3.000 anggota ISIS di Afghanistan saat ini. Dia pun mengingatkan bahwa angka itu akan bertambah dengan cepat jika tidak diantisipasi serius.

Lantas, bagaimana sebenarnya model materi siaran radio yang coba digunakan ISIS di sekitar wilayah Afghanistan tersebut? Salah satunya adalah sebuah program di mana anggota ISIS menuturkan bahwa siaran itu sebenarnya adalah untuk "melawan pandangan negatif publik" terhadap mereka, terutama soal aksi kekerasan, penyiksaan, pembantaian dan lain-lain.

"Ada banyak proyek (yang dilakukan orang) untuk menjelek-jelekkan kami," ungkap anggota ISIS yang disebut bernama Jan Aqa Shafaq, dalam salah satu siaran itu.

"Sebagian besar generasi muda kita, anak-anak muda 'lipstick' yang bercukur dan mengenakan pakaian tak beda jauh dengan perempuan itu, merekalah yang telah membuat propaganda tersebut," sambungnya.

Pejabat setempat di Nangarhar sendiri mengatakan bahwa sejauh ini mereka belum bisa memblokir siaran tersebut. Sementara lokasi di mana para anggota ISIS melakukan siaran juga diketahui senantiasa berpindah.

"Mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain," ungkap Attaullah Khogyani, juru bicara Gubernur Nangarhar. "Itu membuat kami kesulitan," tambahnya. [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:01 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:49 WIB

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:04 WIB

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:53 WIB

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

News | Senin, 23 Februari 2026 | 12:08 WIB

Serangan Udara Picu Eskalasi Konflik Afghanistan-Pakistan: Puluhan Tewas, Rusia Merespon!

Serangan Udara Picu Eskalasi Konflik Afghanistan-Pakistan: Puluhan Tewas, Rusia Merespon!

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:46 WIB

Afghanistan Pulihkan Akses Internet 48 Jam Setelah Penutupan Taliban

Afghanistan Pulihkan Akses Internet 48 Jam Setelah Penutupan Taliban

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:45 WIB

Terkini

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:27 WIB

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: KAI Daop 1 Tambah 88 Perjalanan dan Perketat Keamanan

Arus Balik Lebaran 2026: KAI Daop 1 Tambah 88 Perjalanan dan Perketat Keamanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:12 WIB

Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina

Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:44 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: 51 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen dan Gambir Terpadat

Arus Balik Lebaran 2026: 51 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen dan Gambir Terpadat

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:39 WIB

Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:30 WIB