Pesawat Trigana yang Ditumpangi Kapolda Papua Ditembaki di Sinak

Arsito Hidayatullah

Senin, 28 Desember 2015 | 09:26 WIB
Pesawat Trigana yang Ditumpangi Kapolda Papua Ditembaki di Sinak
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (tengah) saat laporan pilkada serentak via teleconference, Rabu (9/12/2015) lalu, di Distrik Towe, Kabupaten Keerom, Papua. [Antara/Indrayadi]

Suara.com - Pesawat Twin Otter milik Trigana yang membawa rombongan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Senin (28/12/2015) sekitar pukul 10.15 WIT, ditembak kelompok bersenjata, saat hendak tiba di Sinak, ibukota Kabupaten Puncak.

Kapolres Jayawijaya AKBP Semmy, kepada Antara, membenarkan adanya informasi tersebut. Tanpa memberi penjelasan lebih detail, dia pun menambahkan bahwa pesawat Trigana tersebut saat ini dalam perjalanan kembali ke Wamena.

Sebelumnya, pihak Polda Papua disebut mengirimkan dua regu Brimob dari Timika, untuk melakukan pengamanan di Sinak, Kabupaten Puncak. Langkah itu diambil menyusul penyerangan oleh kelomk bersenjata terhadap Polsek setempat.

"Saat ini sekitar 30-an anggota Brimob atau dua regu, sedang disiapkan untuk diterbangkan ke Sinak," ungkap Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, sesaat hendak menuju ke Sinak, di Jayapura, Senin pagi.

Waterpauw menyatakan, semuanya disiapkan tergantung sarana angkutan yang diperoleh. Selain mengirim pasukan, pihaknya menurutnya juga akan mengevakuasi ke Jayapura, tiga jenazah anggota polisi yang tewas dalam insiden penyerangan Polsek Sinak, pada Minggu (27/12) malam itu.

"Ketiga korban akan segera dievakuasi ke Jayapura," tegas Waterpauw, seraya menyatakan bahwa pihaknya juga sudah mengirim penyidik untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Sinak itu.

Diungkapkannya pula, jenazah korban dan anggota kepolisian yang selamat namun mengalami luka, kini masih diamankan di Koramil Sinak. Adapun identitas anggota kepolisian yang meninggal itu yakni Briptu Ridho, Bripda Arman, serta Bripda Ilham. Sedangkan yang mengalami luka tembak adalah Briptu Suma dan Bripda Rian.

Selain korban personel, sebanyak tujuh pucuk senjata api juga diambil kelompok penyerang Polsek itu. Senjata tersebut berupa AK 47 dan SS 1 masing masing dua pucuk, jenis moser tiga pucuk, beserta amunisi sebanyak satu peti. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Latifah A. Siregar: Pelanggaran HAM di Papua Terus Berlanjut

Latifah A. Siregar: Pelanggaran HAM di Papua Terus Berlanjut

wawancara | Senin, 21 Desember 2015 | 07:00 WIB

Operasi PLTU Holtekam Jayapura Terhambat Sengketa Lahan

Operasi PLTU Holtekam Jayapura Terhambat Sengketa Lahan

News | Minggu, 20 Desember 2015 | 09:07 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×