Pesan Salim Kancil di Balik Festival Seni Pasir Lumajang

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 02 Januari 2016 | 20:01 WIB
Pesan Salim Kancil di Balik Festival Seni Pasir Lumajang
Sejumlah aktivis melakukan teatrikal sebagai bentuk aksi solidaritas terhadap penganiayaan dan pembunuhan terhadap Salim Kancil, di depan Istana, di Jakarta, Kamis (1/10). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Pesisir Lumajang dan LSM Laskar Hijau menggelar "Festival Seni Pasir" di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-awar, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (2/1/2016).

Festival di Kecamatan Pasirian itu diikuti 150 peserta, baik perorangan maupun kelompok yang dimulai pukul 09.00-15.00 WIB di lokasi bekas tambang pasir liar yang ditolak oleh aktivis antitambang Salim Kancil dan Tosan.

"Kegiatan itu sebagai salah satu bentuk kampanye untuk melestarikan pesisir selatan Lumajang. Sehingga tidak boleh ada penambangan pasir di kawasan pesisir," kata Koordinator LSM Laskar Hijau A'ak Abdullah Al-Kudus, Sabtu sore.

Pesan yang ingin disampaikan dalam kegiatan Festival Seni Pasir yakni pasir di Lumajang tidak harus ditambang. Namun juga bisa dinikmati dan dikreasikan menjadi sebuah karya seni yang menarik, bahkan bisa menjadi objek wisata.

"Banyaknya pasir di Lumajang yang ditambang membuat dampak kerusakan lingkungan yang cukup besar, sehingga diharapkan dengan kampanye melalui festival itu menyadarkan masyarakat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan," tuturnya.

Panitia juga menyiapkan hadiah dan tropi bagi juara Festival Seni Pasir yakni juara pertama Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta dan juara ketiga mendapatkan Rp1 juta.

"Kami sudah siapkan hadiah dan tropi bagi para pemenang. Kegiatan membuat seni pasir tersebut dilakukan baik berkelompok maupun perorangan," katanya.

Festival Seni Pasir tersebut merupakan rangkaian acara sebelum kegiatan istighatsah 100 hari meninggalnya almarhum Salim Kancil di lokasi yang sama pada Minggu (3/12/2015). Acara doa bersama tersebut rencananya dihadiri oleh Menteri Desa, Percepatan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jakfar dan Pansus Pertambangan DPRD Provinsi Jawa Timur. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teror Lumajang Harus Dituntaskan

Teror Lumajang Harus Dituntaskan

News | Senin, 09 November 2015 | 17:05 WIB

Kontras: Polda Jatim Tak Serius Ungkap Pembunuh Salim Kancil

Kontras: Polda Jatim Tak Serius Ungkap Pembunuh Salim Kancil

News | Senin, 09 November 2015 | 16:33 WIB

Polisi Didesak Tangkap Pelaku Teror Wartawan Lumajang

Polisi Didesak Tangkap Pelaku Teror Wartawan Lumajang

News | Senin, 09 November 2015 | 14:14 WIB

AJI Indonesia: Teror Jurnalis di Lumajang Sangat Serius

AJI Indonesia: Teror Jurnalis di Lumajang Sangat Serius

News | Senin, 09 November 2015 | 13:31 WIB

Kapolda Jatim Berjanji Usut Tuntas Kasus Salim Kancil

Kapolda Jatim Berjanji Usut Tuntas Kasus Salim Kancil

News | Kamis, 05 November 2015 | 04:31 WIB

Polisi Curiga Bupati Lumajang Biarkan Tambang Pasir Ilegal

Polisi Curiga Bupati Lumajang Biarkan Tambang Pasir Ilegal

News | Senin, 02 November 2015 | 19:18 WIB

Adik TSK Pembunuh Salim Kancil Marah, Rumah Aktivis Dilempari

Adik TSK Pembunuh Salim Kancil Marah, Rumah Aktivis Dilempari

News | Senin, 02 November 2015 | 15:49 WIB

Polisi Tahan Perusak Rumah Aktivis Antitambang Lumajang

Polisi Tahan Perusak Rumah Aktivis Antitambang Lumajang

News | Senin, 02 November 2015 | 01:10 WIB

Terima Suap Tambang Ilegal, 3 Polisi Lumajang Dipenjara 21 Hari

Terima Suap Tambang Ilegal, 3 Polisi Lumajang Dipenjara 21 Hari

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 17:23 WIB

Kasus Tambang Ilegal, Kapolri Minta Bupati Lumajang Juga Diusut

Kasus Tambang Ilegal, Kapolri Minta Bupati Lumajang Juga Diusut

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 16:56 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×