Pelapor PBB Untuk HAM Mundur, Palestina Salahkan Israel

Esti Utami

Kamis, 07 Januari 2016 | 04:51 WIB
Pelapor PBB Untuk HAM Mundur, Palestina Salahkan Israel
Solidaritas untuk Palestina. (suara.com/Oke Atmaja)

Pemerintah Palestina di Jalur Gaza, HAMAS, menyalahkan Israel atas mundurnya Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk situasi Hak Asasi Manusia (HAM), Makarim Wibisono.

"Keputusan Pelapor Khusus PBB untuk mengundurkan diri itu akibat kesalahan Israel yang terus menghambat tugas-tugasnya di Palestina yang diembankan oleh PBB," kata Juru Bicara HAMAS Mushir Al Masri yang dhubungi ANTARA dari Kairo, Rabu (6/1/2016) malam waktu setempat.

Makarim Wibisono, diplomat karir Indonesia awal pekan ini secara resmi mengajukan pengunduran diri dengan asalan tidak pernah diberi akses oleh Israel untuk mengunjungi Palestina. Surat pengunduran diri yang telah diajukan kepada Dewan HAM PBB di Markas Besarnya di Jenewa itu secara efektif terhitung mulai 31 Maret 2016.

Menurut Al Masri, Pelapor Khusus PBB sudah beberapa kali berusaha mengunjungi Jalur Gaza melalui Mesir dari Pintu Penyeberangan Rafah-Gaza, namun selalu gagal.

"Kegagalan Pelapor Khusus PBB kunjungi Gaza dari Penyeberangan Rafah itu akibat desakan keras dari Israel kepada pemerintah Mesir," ungkap Juru Bicara HAMAS tersebut.

Makarim yang tercatat sebagai Pelapor Khusus ke-6 untuk Urusan HAM di Wilayah Palestina itu menyatakan kekecewaannya yang mendalam karena sepanjang masa tugasnya, Israel tidak memberikan akses ke wilayah Palestina yang diduduki.

"Sayangnya, semua usaha saya untuk memperbaiki nasib korban-korban pelanggaran HAM Palestina di wilayah pendudukan selalu menjadi sia-sia," dalam siaran persnya pada Senin (4/1/2016).

Wibisono, sejak mengemban mandat sebagai Pelapor Khurus untuk HAM Palestina pada Juni 2014, ia sempat diyakinkan akan mendapat akses untuk meninjau wilayah-wilayah Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon sebelumnya menegaskan bahwa negaranya tidak memungkinkan memberi memberi izin Wibisono berkunjung ke Palestina karena Israel melakukan kerja sama dengan semua komite internasional yang tidak anti-Israel.

Menanggapi pernyataan Israel tersebut, Wibisono meyakinkan bahwa ia akan bekerja secara obyektif dan independen tanpa berpihak kepada pihak manapun. Namun Israel telah berulang kali menuduh Wibisono berpihak kepada Palestina dan tidak menghiraukan pendapat Israel.

Sementara itu, berbagai media massa di Timur Tengah secara luas memberitakan pengunduran diri Makarim Wibisono.

Surat Kabar berpengaruh di Timur Tengah, Al Hayat, melaporkan bahwa Wibisono bernasib sama dengan pendahulunya, Richard Folk, dari Amerika Serikat yang juga tidak pernah dizinkan Israel untuk berkunjung ke Palestina.

Koran Al Akhbar menyebut Israel bersikap arogan dengan tidak mengizinkan Pelapor Khurus PBB untuk menjalankan tugasnya secara aman. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:33 WIB

Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru

Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:36 WIB

'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza

'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:32 WIB

Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat

Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:48 WIB

Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel

Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:49 WIB

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:45 WIB

Iran Serang Target Militer di Palestina Utara, Kedubes di Jakarta Tegaskan Hak Bela Diri

Iran Serang Target Militer di Palestina Utara, Kedubes di Jakarta Tegaskan Hak Bela Diri

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:05 WIB

FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara

FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:36 WIB

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa

Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa

Foto | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan

Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:41 WIB

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:00 WIB

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB