Anwar Ibrahim Tak Peduli Amerika Murka Malaysia Tolak Warga Israel: Mereka Telibat Pembunuhan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:41 WIB
Anwar Ibrahim Tak Peduli Amerika Murka Malaysia Tolak Warga Israel: Mereka Telibat Pembunuhan
PM Malaysia Anwar Ibrahim (Instagram/anwaribrahim_my)
baca 10 detik
  • Malaysia menolak tegas desakan Kongres AS untuk membuka pintu bagi warga negara Israel.

  • Anwar Ibrahim menegaskan larangan masuk warga Israel didasari atas penindasan yang terjadi di Gaza.

  • Anggota Kongres AS mendesak pemerintah Amerika Serikat mengevaluasi hubungan kerja sama dengan Malaysia.

Suara.com - Malaysia memilih berdiri teguh membentengi kedaulatan serta nilai kemanusiaan ketimbang tunduk pada gertakan politik Barat. Pemerintah di bawah komando Perdana Menteri Anwar Ibrahim memastikan pintu masuk negara itu tertutup rapat bagi seluruh warga Israel.

Langkah berani ini diambil sebagai bentuk perlawanan nyata terhadap kejahatan kemanusiaan yang menimpa rakyat Palestina. Kedaulatan penuh dalam menentukan kebijakan luar negeri menjadi hak mutlak Malaysia yang tidak bisa diintervensi pihak luar.

Kecaman keras dari jajaran politisi Kongres Amerika Serikat sama sekali tidak menggoyahkan komitmen moral Kuala Lumpur. Malaysia enggan mengorbankan solidaritas kemanusiaan demi menyenangkan kepentingan sekutu Israel di ranah internasional.

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berada dalam satu mobil di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (BPMI Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berada dalam satu mobil di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (BPMI Sekretariat Presiden)

Anwar Ibrahim menegaskan kemandirian negaranya saat menghadiri agenda publik di Negeri Sembilan. Kebijakan tegas ini diambil secara sadar sebagai respons atas penjajahan yang tak kunjung usai di tanah Gaza.

"Kami tidak akan mengizinkan satu pun warga negara Israel menginjakkan kaki di Malaysia," tegas Anwar Ibrahim dalam kegiatan di Negeri Sembilan, Malaysia kemarin.

Gertakan berawal saat 8 legislator AS melemparkan kritik tajam terhadap konsistensi sikap Malaysia. Para anggota kongres tersebut menuding larangan melintas bagi warga Israel melanggar norma hukum internasional.

Tekanan semakin berat ketika politisi Washington mendesak pemerintah AS meninjau ulang kerja sama bilateral dengan Malaysia. Gertakan tersebut bertujuan menekan posisi diplomasi Malaysia agar mau melunakkan aturan perbatasannya.

Anwar menepis tuduhan pihak AS dan menyebut narasi yang dibangun legislator Amerika sangat berlebihan. Menurutnya, aturan pembatasan ini sudah berjalan mulus selama berpuluh-puluh tahun tanpa merugikan hak bangsa lain.

Fokus utama larangan ini murni tertuju pada status kewarganegaraan, bukan bentuk diskriminasi terhadap identitas agama tertentu. Kebijakan ini menyasar entitas negara yang bertanggung jawab atas penindasan sistematis di Palestina.

baca juga

"Kami menentang kehadiran warga negara Israel mana pun, bukan orang Yahudi, tetapi warga negara Israel, karena mereka merupakan bagian dan terlibat dalam pembunuhan, kejahatan, serta penindasan dan kolonisasi yang terus berlangsung terhadap Palestina dan Gaza," tegasnya.

Prinsip membela kemanusiaan menjadi pegangan utama Malaysia di saat sebagian negara memilih menutup mata. Sebagai bangsa merdeka, Malaysia merasa wajib menyuarakan keadilan bagi korban agresi militer.

Anwar menyampaikan beberapa negara mungkin memilih untuk diam atas kekejaman terhadap rakyat Palestina, tetapi Malaysia sebagai negara merdeka menjalankan hak untuk menghormati kemanusiaan.

Aturan pembatasan terhadap pemegang paspor Israel sebenarnya sudah menjadi bagian dari sejarah diplomasi Malaysia sejak lama. Kebijakan ini berakar kuat sejak kepemimpinan periode awal dan terus dipertahankan oleh setiap era pemerintahan.

Ancaman peninjauan kerja sama dari sekutu AS diprediksi tidak akan mengubah pendirian politik luar negeri Malaysia. Negeri Jiran terbukti konsisten menjadikan isu Palestina sebagai garis merah diplomasi yang tidak dapat ditawar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa yang Paling Dirugikan Jika Perang AS - Iran Makin Besar dan Meluas?

Siapa yang Paling Dirugikan Jika Perang AS - Iran Makin Besar dan Meluas?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:25 WIB

Polri Tegaskan Penangkapan WN Palestina Abdul Karim Sudah Sesuai Prosedur

Polri Tegaskan Penangkapan WN Palestina Abdul Karim Sudah Sesuai Prosedur

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:53 WIB

Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?

Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Seoul Busters: Komedi tentang Polisi Gagal dan Kekacauan Unit Kriminal

Seoul Busters: Komedi tentang Polisi Gagal dan Kekacauan Unit Kriminal

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:45 WIB

Anwar Ibrahim Tak Peduli Amerika Murka Malaysia Tolak Warga Israel: Mereka Telibat Pembunuhan

Anwar Ibrahim Tak Peduli Amerika Murka Malaysia Tolak Warga Israel: Mereka Telibat Pembunuhan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:41 WIB

Mau Beli Motor Impian? BRI Finance Beri Cicilan Spesial Murah per Bulan

Mau Beli Motor Impian? BRI Finance Beri Cicilan Spesial Murah per Bulan

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:37 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lari Ortuseight untuk Kaki Lebar, Nyaman dan Tak Bikin Lecet

3 Rekomendasi Sepatu Lari Ortuseight untuk Kaki Lebar, Nyaman dan Tak Bikin Lecet

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:37 WIB

5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang

5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:31 WIB

Seorang Tokoh Cerita yang Menderita: Kisah-kisah Kecil dengan Gagasan Besar

Seorang Tokoh Cerita yang Menderita: Kisah-kisah Kecil dengan Gagasan Besar

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:30 WIB

Modus Pengiriman Paket Ekspres, Polisi Gagalkan Peredaran 3 Kg Ganja di Tangerang

Modus Pengiriman Paket Ekspres, Polisi Gagalkan Peredaran 3 Kg Ganja di Tangerang

Banten | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:28 WIB

Dedikasi Tanpa Batas Mantri BRI di Padang Lawas

Dedikasi Tanpa Batas Mantri BRI di Padang Lawas

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27 WIB

PPATK Catat Perputaran Dana Judi Online Turun untuk Pertama Kalinya sejak 2017

PPATK Catat Perputaran Dana Judi Online Turun untuk Pertama Kalinya sejak 2017

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:23 WIB

Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP

Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP

Sumut | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:22 WIB

×