Mega dan Menteri Susi Borong Kain Batik, Dibayar Menteri Amran

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 11 Januari 2016 | 16:48 WIB
Mega dan Menteri Susi Borong Kain Batik, Dibayar Menteri Amran
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melihat-lihat kain batik [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membeli batik Lasem khas Jawa Tengah di bazar usaha masyarakat kecil menengah di area rapat kerja nasional I di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/1/2016)‎.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto juga ikut memborong.

Menurut pengamatan Suara.com, Menteri Susi membeli tiga kain batik berbagai corak dan warna, di antaranya seharga Rp650 ribu, Rp750 ribu, dan Rp550 ribu.

Kemudian Mega membeli tiga kain batik dengan harga yang berbeda-beda, yakni Rp750 ribu, Rp350 ribu dan Rp600 ribu.


Lalu Menteri Amran membeli satu kain batin seharga Rp600 ribu dan Hasto tiga kain baik, ada yang Rp750 ribu, Rp500 ribu, Rp350 ribu.

Ternyata, semua belanjaan tersebut dibayar oleh Menteri Amran melalui stafnya.


"Tadi Ibu Mega belanja kain batik senilai Rp1,7 juta, ibu Menteri Susi Rp1,9 juta, Pak Menteri Amran Rp600 ribu dan pak Hasto Rp1,6 juta. Stafnya juga belanja, jadi tadi semuanya Rp9,5 juta,"kata pedagang batik tulis Lasem, ‎Santoso Harsono, kepada Suara.com.

Harga batik tulis Lasem paling murah dibanderol Rp100 ribu. Mega dan Susi sempat melihat-lihat kain yang paling m‎urah, namun tak jadi dibeli.

"Ini harga grosiran, tadi ada yang Rp100 ribu ditawarkan, tapi tidak diambil Ibu Mega dan Ibu Susi," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Susi Tawarkan Batik Kuning ke Mega Agar Golkar Dukung

Susi Tawarkan Batik Kuning ke Mega Agar Golkar Dukung

News | Senin, 11 Januari 2016 | 16:26 WIB

Mega dan Susi Belanja, Susi Cari Batik Yang Bisa Tutupi Tatto

Mega dan Susi Belanja, Susi Cari Batik Yang Bisa Tutupi Tatto

News | Senin, 11 Januari 2016 | 15:32 WIB

Menteri Susi akan Bagikan 3.323 Kapal untuk Nelayan di 2016

Menteri Susi akan Bagikan 3.323 Kapal untuk Nelayan di 2016

Bisnis | Senin, 11 Januari 2016 | 14:11 WIB

Menteri Susi Deregulasi 400 Kebijakan Untuk Dongkrak Investasi

Menteri Susi Deregulasi 400 Kebijakan Untuk Dongkrak Investasi

Bisnis | Senin, 11 Januari 2016 | 12:57 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB