8 Warga Diduga Salah Tangkap, Warga Johar Baru Demo PN Jakpus

Siswanto

Selasa, 12 Januari 2016 | 16:24 WIB
8 Warga Diduga Salah Tangkap, Warga Johar Baru Demo PN Jakpus
Warga Johar Baru demo Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Mereka yakin rekan-rekannya jadi korban salah tangkap. [dok. Polres Jakarta Pusat]

Suara.com - Sekitar 30 warga yang mengatasnamakan Front Rakyat Anti Penculikan dan Rekayasa Aparat Polri demonstrasi di depan pintu gerbang kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Kelurahan Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016) sekitar jam 13.00 WIB.

Mereka demonstrasi untuk memprotes kasus penangkapan terhadap delapan warga Johar Baru, Jakarta Pusat, yang ditangkap anggota Polres Metro Jakarta Pusat dalam kasus tawuran dan pengrusakan kantor pos polisi.

Dalam aksi, mereka melakukan orasi dan menggelar spanduk bertuliskan: stop kriminalisasi aparat Polri, bebaskan korban salah tangkap aparat Polri.

Mereka menuntut polisi menegakkan supremasi hukum. Selain itu, menuntut hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat cermat dalam melihat kasus yang menimpa kedelapan warga Johar Baru yang dinilai sebagai korban salah tangkap.

Dalam orasi, mereka juga menuntut pencopotan Kapolres Jakarta Pusat karena dinilai tidak memberikan arahan kepada bawahan sehingga terjadi kasus penangkapan terhadap delapan warga Johar Baru. Polres Jakarta Pusat sekarang dipimpin oleh Komisaris Besar Hendro Pandowo.

Mereka pun mendesak Bripka Fajar dicopot karena dinilai semena-mena dalam menangani kasus.

Mereka datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebagai bentuk warning karena akan berlangsung sidang kasus delapan warga Johar Baru dengan agenda pembacaan eksepsi.

Kelompok warga tersebut didampingi oleh kuasa hukumnya kedelapan warga, Bunga MR. Siagian, dari LBH Jakarta. Kegiatan unjuk rasa berjalan tertib.

Sebelumnya, Bunga Siagian mengatakan kedelapan warga yang diduga menjadi korban salah tangkap, masing-masing bernama Julio, Afriyanto, Lucky Iriandy, Andi, Fredi, Indra, Robby, dan Tovan.

"Kejadian salah tangkap dimulai sempat ada tawuran di Johar Baru, pas tawuran itu ada pos RW terbakar. Warga keluar, ternyata yang tawuran RW 13 sama RW 10, yang pos terbakar di daerah RW 10," kata Bunga kepada Suara.com di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).

Kedelapan warga yang diciduk polisi, katanya, tidak berada di tempat kejadian perkara. Mereka juga tidak terlibat keributan karena tinggal di RW 10.

"Kami dalam menentukan tersangka sangat hati-hati, bahkan mempunyai dua barang bukti yang cukup, Polres Jakpus bahkan lebih memiliki dari dua barang bukti. Penyidik akhirnya menetapkan tersangka," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar M. Iqbal, Jumat (8/1/2016).

Iqbal mengatakan kasus kedelapan warga sekarang sudah P21 dan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Maka dari itu tugas kepolisian dalam hal ini selesai melakukan upaya paksa penegakan hukum terhadap, yang diduga tersangka," kata Iqbal.

Itu sebabnya, Iqbal tidak setuju kalau tindakan polisi masih dituduh salah tangkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituding Salah Tangkap Delapan Warga, Polda Metro Bantah Keras

Dituding Salah Tangkap Delapan Warga, Polda Metro Bantah Keras

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 16:27 WIB

Warga Velbak Merasa Dianaktirikan Polres Jakpus, Mereka Kecewa

Warga Velbak Merasa Dianaktirikan Polres Jakpus, Mereka Kecewa

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 17:42 WIB

Cerita Kasus Dugaan Salah Tangkap Remaja saat Tawuran

Cerita Kasus Dugaan Salah Tangkap Remaja saat Tawuran

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 14:32 WIB

Orangtua Korban Salah Tangkap Johar Baru Berharap Anaknya Bebas

Orangtua Korban Salah Tangkap Johar Baru Berharap Anaknya Bebas

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 13:36 WIB

Polres Jakpus Diduga Salah Tangkap, Kasusnya Masuk Pengadilan

Polres Jakpus Diduga Salah Tangkap, Kasusnya Masuk Pengadilan

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 17:50 WIB

Terkini

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×