Saat Tolong Anak Buah, Mobil Susatyo Ditembaki dan Digranat

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 14 Januari 2016 | 17:50 WIB
Saat Tolong Anak Buah, Mobil Susatyo Ditembaki dan Digranat
Ledakan dan penembakan di sekitar kawasan Sarinah, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Cerita tentang teror bunuh diri di pusat Ibu Kota Jakarta siang ini tak ada habis-habisnya.

Setelah terjadi dua ledakan bom bunuh diri, terjadi baku tembak antara polisi dan kelompok bersenjata di sekitar pusat perbelanjaan Sarinah, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Saat itu, kendaraan yang dinaiki Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi Susatyo Purnomo Condro ikut jadi sasaran tembakan kelompok bersenjata.

"Kendaraan pak kabagops ditembaki," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Polisi Suyatno di Sarinah.

Akibatnya, mobil merek Toyota Fortuner tersebut sampai bolong-bolong.

Ketika itu, Susatyo hendak menolong anak buahnya yang terpental setelah terjadi ledakan bom bunuh diri di pos polisi.

Tidak hanya diberondong tembakan, mobil Susatyo juga dilempari granat oleh anggota kelompok bersenjata.

"Dilempar granat juga," katanya

Beruntung, meski mobilnya dihujani tembakan dan lemparan granat, Kombes Susatyo selamat.

"Masih trauma beliau," kata Suyanto.

Kelompok bersenjata tersebut bekerja secara sistematis. Pertama-tama ada yang meledakkan diri di sekitar Starbucks, lalu ada lagi yang meledakkan diri di pos polisi yang berada tak jauh dari ledakan pertama.

Pada saat bersamaan anggota kelompok teroris menembak. Anggota polisi yang datang, kemudian mengejar mereka dan terjadi baku tembak.

Dalam baku tembak, tiga anggota kelompok bersenjata tewas, dan dua lagi tewas akibat bom yang diledakkan. Sementara itu dua warga sipil juga ikut jadi meninggal dunia. Ada 15 warga, sipil dan polisi, yang luka-luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkopolhukam: Terlalu Dini Kaitkan Ledakan Sarinah dengan ISIS

Menkopolhukam: Terlalu Dini Kaitkan Ledakan Sarinah dengan ISIS

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 17:47 WIB

Pasca Ledakan Di Sarinah, Starbuck Rusak Parah

Pasca Ledakan Di Sarinah, Starbuck Rusak Parah

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 17:42 WIB

Semua Jenazah Teroris Thamrin Dibawa ke RS Polri

Semua Jenazah Teroris Thamrin Dibawa ke RS Polri

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 17:38 WIB

Pasca Bom Sarinah, Menko Polhukam Jamin Jakarta Aman

Pasca Bom Sarinah, Menko Polhukam Jamin Jakarta Aman

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 17:33 WIB

Wakapolri Akui Bom Bunuh Diri di Thamrin Berkaitan ISIS

Wakapolri Akui Bom Bunuh Diri di Thamrin Berkaitan ISIS

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 17:29 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×