Pascabom Sarinah Jakarta, Sulsel dan Sulbar Siaga Satu

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:28 WIB
Pascabom Sarinah Jakarta, Sulsel dan Sulbar Siaga Satu
Karangan bunga Seknas Jokowi untuk Pos Polisi yang kena bom [Suara.com/Agung Sandy]

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar menyatakan kawasannya dalam keadaan siaga satu. Kapolda pemantauan keamanan pada malam hari.

"Pasti kita bereaksi atas adanya teror bom di Jakarta. Sulsel ini berada di tengah Indonesia dan Makassar adalah kota metropolitan selain Jakarta. Kita ingin memastikan semuanya aman dan kita antisipasi sedini mungkin," ujar Pudji Hartanto Iskandar di Makassar, Kamis (15/1/2016).

Ada beberapa alasan kenapa Sulsel ditingkatkan kewaspadaannya yang pertama karena adanya telegram rahasia (TR) yang dikirimkan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, Sulawesi Selatan punya catatan sejarah mengenai teror-teror bom dan konflik-konflik. Apalagi jaringan Santoso sudah banyak yang diamankan di daerah ini.

"Ini adalah perintah langsung dari Bapak Kapolri, apalagi di Sulsel ini ada history-nya mengenai teror bom itu. Makanya, kita perketat pengawasan lagi," katanya.

Sebelum penetapan siaga satu oleh Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan pomanto juga langsung berkoordinasi dengan TNI dan Polri terkait teror bom di Jakarta.

"Saya kira dengan adanya kejadian itu kami langsung berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk meningkatkan pengamanan di sejumlah lokasi strategis termasuk melibatkan Camat dan Lurah serta tokoh masyarakat mengantisipasi adanya teror," ujar wali kota.

Wali Kota mengimbau agar seluruh masyarakat bila melihat adanya kecurigaan dan keanehan segera melaporkan hal itu ke pihak yang berwajib untuk dilakukan langkah antisipatif sebagai langkah taktis dalam bentuk pencegahan guna meredam teror yang terjadi beberapa hari terakhir di Kota Makassar.

"Semua aparat pemerintah disiagakan 24 jam pasca kejadian di Jakarta jangan sampai beribas di Makasar. Selain itu daerah keramaian seperti mal dan lainnya juga telah dikordinasikan pengamanan di tingkatkan," katanya.

Kendati ledakan bom yang terjadi di beberapa titik di Jakarta Pusat, namun pihaknya tidak ingin kecolongan di Kota Makassar mengingat beberapa hari terakhir ancaman bom seperti geranat jenis nenas di temukan di Pasar Sawah dan rekayasa laporan penemuan mortir di sekitar Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

"Saya menghimbau masyrakat bila menemukan adanya kecurigaan hal yang terindikasi teror segera dilaoporkan, tentu yang melaporkan harus punya identitas saat melapor. Kelurahan dan kecamatan juga harus mendata orang asing atau imigran baik yang mempunyai identitas maupun tidak punya identitas sebagai langkah serius," tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah saksi menyatakan mendengar sekitar enam kali ledakan antara lain di Pos Polisi Sarinah, dan dua ledakan di antaranya di parkiran Starbuck di Gedung Sarinah sementara ini diketahui tiga orang diduga meninggal dunia di lokasi ledakan di Pos Polisi Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada pukul 10.40 WIB Kamis, dalam ledakan yang diduga bom bunuh diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR: Ini Serangan Terbuka Teroris yang Pertama di Indonesia

DPR: Ini Serangan Terbuka Teroris yang Pertama di Indonesia

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:13 WIB

Fraksi PKS Ke RSPAD Kunjungi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri

Fraksi PKS Ke RSPAD Kunjungi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 23:57 WIB

Satpam Tatap Muka Peneror Bom Thamrin, Sempat Dimaki-maki

Satpam Tatap Muka Peneror Bom Thamrin, Sempat Dimaki-maki

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 23:28 WIB

Beri Info 'Sesat' Bom, TVone Diberi Sanksi KPI

Beri Info 'Sesat' Bom, TVone Diberi Sanksi KPI

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 22:51 WIB

Penjelasan Supir Truk yang Bannya Meledak di Kawasan Sarinah

Penjelasan Supir Truk yang Bannya Meledak di Kawasan Sarinah

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 22:38 WIB

Objek Vital di Bekasi Diperketat Pascabom Sarinah

Objek Vital di Bekasi Diperketat Pascabom Sarinah

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 22:31 WIB

Jokowi: Keamanan Jakarta Sudah Terkendali

Jokowi: Keamanan Jakarta Sudah Terkendali

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 21:37 WIB

NU Sebut Teror Bom Sarinah Keji

NU Sebut Teror Bom Sarinah Keji

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 21:30 WIB

Terkini

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:59 WIB

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:57 WIB

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:53 WIB

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 22:51 WIB

Wapres Gibran Ikut Disadap Listyo Sigit Prabowo? Yusril: Hanya Allah yang Tahu

Wapres Gibran Ikut Disadap Listyo Sigit Prabowo? Yusril: Hanya Allah yang Tahu

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:49 WIB

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 22:46 WIB

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:43 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

×