Polisi Tangkap 12 Orang Terkait Bom Thamrin

Madinah, Nikolaus Tolen

Sabtu, 16 Januari 2016 | 17:33 WIB
Polisi Tangkap 12 Orang Terkait Bom Thamrin
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti [suara.com/Eva Aulia Rahmawati]

Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia berhasil menangkap sedikitnya 12 orang dalam aksi pengejaran pascainsiden penembakan dan teror bom di Kawasan Sarinah, Jalan MH Tahmrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) lalu.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, kedua belas orang tersebut diduga terkait dengan pelaku yang terlibat bom Thamrin.

"Setelah kejadian, pada Kamis malam dilakukan pengejaran terhadap pelaku dan yang terkait dengan kasus bom di Sarinah, dan ditangkap 12 orang," kata Badrodin di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (16/1/2016).

Kendati peristiwa terjadi di wilayah Jakarta, kata Badrodin, pengejaran dilakukan di tiga daerah di luar Jakarta yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan.

"Penangkapannya dilakukan di tiga wilayah di luar Jakarta setelah kita mulai pengejaran dan penindakan pada Kamis malam," jelas Mantan Wakapolri era Jenderal Sutarman tersebut.

Lebih lanjut Badroin menuturkan, hingga kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih terhadap 12 orang tadi. Dari sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan, kata dia, diduga kuat ke-12 orang yang dicokok merupakan bagian dari jaringan tersebut.

"Ada sejumlah barang bukti yang kita kumpulkan, ada senjata api jenis revolver dan pistol, proyektil, sepeda motor," tutup Badrodin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Identitas 7 Korban Tewas Bom Thamrin

Ini Identitas 7 Korban Tewas Bom Thamrin

News | Sabtu, 16 Januari 2016 | 16:56 WIB

"Kalau Kecolongan Mengapa Bisa Diatasi dalam Waktu Singkat?"

"Kalau Kecolongan Mengapa Bisa Diatasi dalam Waktu Singkat?"

News | Sabtu, 16 Januari 2016 | 16:07 WIB

Polisi Periksa Keluarga Terduga Pelaku Bom Thamrin di Subang

Polisi Periksa Keluarga Terduga Pelaku Bom Thamrin di Subang

News | Sabtu, 16 Januari 2016 | 16:06 WIB

Kominfo Blokir Sejumlah Akun dan Laman Radikal

Kominfo Blokir Sejumlah Akun dan Laman Radikal

Tekno | Sabtu, 16 Januari 2016 | 17:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×