Harga Air PDAM di Bekasi Naik Mulai 1 Febuari 2016

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 23 Januari 2016 | 05:13 WIB
Harga Air PDAM di Bekasi Naik Mulai 1 Febuari 2016
Petugas memeriksa instalasi produksi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). (Antara)

Suara.com - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Patriot Kota Bekasi, Jawa Barat, melakukan penyesuaian tarif air yang resmi berlaku mulai 1 Februari 2016.

"Kita sudah menempuh sejumlah tahapan, di antaranya melakukan sosialisasi dengan forum pelanggan dan berkonsultasi dengan unsur pimpinan di DPRD Kota Bekasi," kata Direktur Umum PDAM Tirta Patriot Sugiyanto di Bekasi, Jumat.

Dia mengatakan, penyesuaian tarif ini mengacu pada biaya produksi perusahaan yang terus meningkat serta meningkatnya cakupan layanan pelanggan. Acuan lain yang menyebabkan penyesuaian tarif adalah adanya audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat yang menyatakan tarif pelayanan air masih jauh lebih rendah ketimbang biaya produksi.

Untuk memproduksi air dibutuhkan biaya Rp4.100 permeter kubik. Sedangkan air hanya bisa dijual seharga Rp3.100 permeter kubik.

Untuk dasar hukum penyesuaian tarif didasarkan atas ketentuan Pasal 2 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 tahun 2006 tentang pedoman teknis dan tata cara pengaturan tarif air minum, Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2006 pasal 26 ayat 3 dimana untuk perhitungan dan penetapan tarif air bersih dan air minum mengacu pada prinsip pemulihan biaya penuh.

Selain itu penyesuaian tarif ini juga sudah sudah termuat dalam ketentuan Keputusan Walikota Bekasi Nomor 690/Kep.444-EkbangTP/IX/2015 tanggal 9 September 2015 tentang tarif air bersih dan golongan pelanggan PDAM Tirta Patriot. Penyesuaian tarif hanya diberlakukan untuk pelanggan Rumah Tangga dan Niaga. Sedangkan untuk Sosial, tarifnya masih sama dengan tahun sebelumnya karena ada subsidi dari Pemerintah Kota Bekasi.

"Penyesuaian tarif untuk Rumah Tangga mulai 20 hingga 25 persen. Sedangkan untuk pelanggan niaga 35 sampai 40 persen," katanya.

Sugiyanto berharap penyesuaian tarif ini bisa dimaklumi oleh pelanggan PDAM Tirta Patriot mengingat sudah dua tahun lebih pihaknya tidak mengeluarkan kebijakan penyesuaian tarif. PDAM Tirta Patriot saat ini melayani 26.300 pelanggan di Kecamatan Bekasi Barat, Bekasi Utara dan sebagian wilayah Kecamatan Medansatria.

"Penyesuaian tarif ini juga dilakukan untuk meningkatkan cakupan pelayanan. Mengingat perusahaan kami sudah 37 tahun berdiri, namun cakupannya 24,7 persen," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polresta Bekasi Buru Begal  yang Nekat Tusuk Korban Hingga Tewas

Polresta Bekasi Buru Begal yang Nekat Tusuk Korban Hingga Tewas

News | Senin, 18 Januari 2016 | 01:39 WIB

Polisi Buru Pelaku Teror Bom di Grand Galaxy City Bekasi

Polisi Buru Pelaku Teror Bom di Grand Galaxy City Bekasi

News | Sabtu, 16 Januari 2016 | 11:24 WIB

Polisi Pastikan Asap Dalzon Chemicals Racuni Warga

Polisi Pastikan Asap Dalzon Chemicals Racuni Warga

News | Sabtu, 09 Januari 2016 | 22:20 WIB

Walikota Bekasi Diadukan Punya Ijazah Palsu ke Bareskrim

Walikota Bekasi Diadukan Punya Ijazah Palsu ke Bareskrim

News | Jum'at, 04 Desember 2015 | 12:55 WIB

Bekasi Mulai Siaga Kedatangan Banjir

Bekasi Mulai Siaga Kedatangan Banjir

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 10:27 WIB

Wali Kota Bekasi Temui Ahok

Wali Kota Bekasi Temui Ahok

Foto | Rabu, 25 November 2015 | 20:22 WIB

Walkot Bekasi: Alhamdulillah Kalau Dapat Dana Rp2 T dari Jakarta

Walkot Bekasi: Alhamdulillah Kalau Dapat Dana Rp2 T dari Jakarta

News | Rabu, 25 November 2015 | 18:06 WIB

Bahas Sampah, Wali Kota Bekasi Temui Ahok

Bahas Sampah, Wali Kota Bekasi Temui Ahok

News | Rabu, 25 November 2015 | 14:46 WIB

Bekasi Minta Dana Hibah dari Ahok 1 Triliun

Bekasi Minta Dana Hibah dari Ahok 1 Triliun

News | Minggu, 22 November 2015 | 17:26 WIB

50 Warga Bekasi Keracunan Asap Pabrik Kimia

50 Warga Bekasi Keracunan Asap Pabrik Kimia

News | Selasa, 03 November 2015 | 04:29 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×