Di Balik Pengungkapan Misteri Pembunuhan Mirna

Siswanto

Sabtu, 30 Januari 2016 | 14:20 WIB
Di Balik Pengungkapan Misteri Pembunuhan Mirna
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin (27) mulai menemukan titik terang. Polda Metro Jaya sudah menetapkan nama tersangka yang tak lain teman Mirna sendiri, Jessica Kumala Wongso (27).

Peneliti intelijen dari Universitas Indonesia Ridlwan Habib mengapresiasi upaya Polda Metro Polda Metro mencari semua bukti agar konstruksi kasusnya kuat.

"Sikap ini cukup baik karena hati hati dan benar-benar berdasarkan bukti, bukan asumsi," ujar Ridlwan dalam pernyataan tertulis yang diterima suara.com, Sabtu (30/1/2016).

Dia menjelaskan Polda Metro Jaya mempunyai tim cyber forensik yang juga dilibatkan sebagai penyidik kasus Mirna. Upaya mengungkap siapa yang terlibat dalam kasus Mirna juga dilakukan dengan metode cyber forensik.
 
"Pelaku, kan mempunyai handphone. Dari situ, penyidik bisa menyedot data komunikasi sebelum pembunuhan terjadi," ujar Ridlwan.
 
Pembunuhan dengan racun, katanya, prosesnya tidak sederhana, butuh mental sangat kuat dan perlu perencanaan matang.
 
"Tidak mungkin spontanitas, artinya tersangka pasti berkomunikasi dengan orang lain, baik melalui sms, whatsapp, telepon dan semacamnya," katanya.

Menurut Ridlwan seandainya bukti percakapan di ponsel sudah dihapus hal itu sama sekali bukan masalah berarti bagi penyidik.

"Alat cyber forensik bisa mengambil data yang sudah didelete. Mereka juga bisa kerjasama dengan operator telepon seluler yang punya Cdr atau call data recorder," katanya.

Dia mengatakan Cdr lazimnya disimpan di database provider hingga tiga bulan sebelumnya.
 
"Itu artinya jika perencanaan pembunuhan dilakukan kurang dari tiga bulan yang lalu, polisi bisa menemukan datanya," katanya.
 
Dari bukti itu, katanya, Polda Metro Jaya bisa lebih yakin ketika menetapkan dan menangkap tersangka.
 
"Kita jangan terjebak hanya pada saat hari H pembunuhan, jangan terjebak CCTV dan sebagainya," ujar alumni S2 Kajian Stratejik UI.
 
Ridlwan meyakini tim penyidik dibawah Kombes Krishna Murti bisa menyajikan bukti yang telak.
 
"Ini juga merupakan pertaruhan reputasi pak Kapolda Tito Karnavian yang selama ini dikenal sebagai reserse handal berdasarkan kemampuan scientific," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Racun Kopi Sangat Sulit, Hakim Bisa Bebaskan Pelaku

Kasus Racun Kopi Sangat Sulit, Hakim Bisa Bebaskan Pelaku

News | Sabtu, 30 Januari 2016 | 11:33 WIB

Jadi Tersangka, Jessica Langsung Jadi Trending Topic di Twitter

Jadi Tersangka, Jessica Langsung Jadi Trending Topic di Twitter

News | Sabtu, 30 Januari 2016 | 11:27 WIB

Terkini

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×