- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, membantah keterlibatan anggota Komisi IX dalam kasus korupsi Badan Gizi Nasional.
- Pernyataan tersebut disampaikan Yahya pada Rabu, 10 Juni 2026, guna menanggapi kabar hoaks di media sosial.
- Komisi IX DPR RI berencana mengadakan rapat kerja bersama Badan Gizi Nasional untuk membahas anggaran dan program.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, membantah keras kabar yang menyebutkan dirinya serta anggota Komisi IX lainnya terlibat dalam dugaan kasus korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Yahya menegaskan bahwa seluruh anggota Komisi IX DPR RI tidak ada yang tersangkut dalam persoalan hukum di lembaga yang baru dibentuk tersebut.
"Tidak benar, semua anggota Komisi IX tidak terlibat korupsi di BGN," ujar Yahya Zaini saat memberikan konfirmasi kepada Suara.com, Rabu (10/6/2026).
Politisi Partai Golkar ini kembali menekankan bahwa informasi yang beredar luas yang mengaitkan namanya dalam pusaran kasus BGN adalah informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Intinya tidak benar," tegasnya singkat mengenai status kabar tersebut.
Lebih lanjut, Yahya menjelaskan bahwa alih-alih terlibat dalam masalah hukum, Komisi IX DPR RI justru tengah bersiap untuk memperkuat fungsi pengawasan dan koordinasi dengan BGN.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengagendakan rapat kerja bersama jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional dalam waktu dekat.
Rapat tersebut direncanakan akan membahas poin-poin krusial terkait keberlangsungan program gizi nasional ke depan.
"Minggu depan (akan rapat) bahas anggaran dan program kerja," pungkasnya.
Untuk diketahui, apa yang disampaikan Yahya ini menanggapi postingan salah satu akun media sosial milik salah satu media massa tertanggal 9 Juni 2026 yang mencantumkan salah satunya nama Yahya Zaini dalam daftar nama terkait kasus BGN.
Hal itu berkaitkan dengan eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya yang disebut siap mengajukan diri sebagai justice collaborator atau JC ke Kejagung untuk mengungkap nama-nama besar terkait dugaan kasus di BGN terutama terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).