PM Hongaria: Waktu Indonesia Atasi Teroris Termasuk Rekor Dunia

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Senin, 01 Februari 2016 | 15:34 WIB
PM Hongaria: Waktu Indonesia Atasi Teroris Termasuk Rekor Dunia
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi aksi teror di Gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Perdana Menteri (PM) Hongaria Viktor Orban menilai Indonesia negara yang sangat besar, stabil dan sangat prospekift untuk berinvestasi. Selain itu Indonesia sangat luas untuk sebuah negara.

‎"Kami merupakan anggota Uni Eropa. Dari perspektif Hungaria, Indonesia sebagai anggota G20 dan negara besar. Menurut kami Indonesia ini bukan negara, tapi sebuah benua. Kami melihat Indonesia memegang peranan penting," kata Viktor dalam konfrensi pers di kantor Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (1/2/2016).

Meski baru-baru ini terjadi serangan teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta tak menyurutkan niat Viktor untuk menjalin kerjasama dan berinvestasi di Indonesia. Menurut dia, Indonesia negara yang cepat bangkit dari serangan teror‎ bom. Sehingga ia percaya Indonesia adalah negara aman untuk berinvestasi.

"Serangan teroris di Jakarta bisa diatasi dua dan tiga jam saja, ini merupakan rekor dunia dan membuktikan Indonesia negara stabil. Hungaria saat ini mencari kroni negara stabil, saya tekankan Presiden, bisnis penting tetapi kerjasama jangka panjang harus dilandasi persabahatan semua, satu sama lain saling mengenal," ujar dia.

Selain itu, ia menawarkan 50 beasiswa kepada anak-anak Indonesia untuk menempuh studi di Hongaria.

"Saya tawarkan Presiden (Jokowi) untuk mahasiswa Indonesia kuliah di Hungaria. Kami setuju 50 beasiswa pemuda-pemuda untuk memperkuat kerjasama Indonesia - Hungaria di masa yang akan datang. Terimakasih Presiden Indonesia juga akan menerima pengusaha-pengusaha Hungaria, terkait dengan luasnya wilayah Indonesia, kami fokus pada hal penting," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelajar NU: Radikalisasi dan Narkoba Musuh Utama

Pelajar NU: Radikalisasi dan Narkoba Musuh Utama

News | Minggu, 31 Januari 2016 | 06:59 WIB

Intelijen Ingatkan Ancaman Serangan Teroris Jelang Imlek

Intelijen Ingatkan Ancaman Serangan Teroris Jelang Imlek

News | Sabtu, 30 Januari 2016 | 01:26 WIB

Agen Keamanan Australia Puji Polri Tangani Bom Thamrin

Agen Keamanan Australia Puji Polri Tangani Bom Thamrin

News | Jum'at, 29 Januari 2016 | 15:38 WIB

Dua Pelaku Bom Thamrin Dimakamkan di Jabar

Dua Pelaku Bom Thamrin Dimakamkan di Jabar

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 22:36 WIB

Kelompok Radikal di Balik Bom Jambi Belum Terbukti

Kelompok Radikal di Balik Bom Jambi Belum Terbukti

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 12:04 WIB

Kronologis Ledakan Bom di Jambi Rabu Pagi

Kronologis Ledakan Bom di Jambi Rabu Pagi

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 14:50 WIB

Dua Jenazah Teroris Thamrin Diambil Keluarga Hari Ini

Dua Jenazah Teroris Thamrin Diambil Keluarga Hari Ini

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 14:18 WIB

Pelaku Bom Thamrin Telepon Nomor Malaysia Jelang Beraksi

Pelaku Bom Thamrin Telepon Nomor Malaysia Jelang Beraksi

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 06:41 WIB

Polisi Selidiki Napi Teroris Curi Sembilan Senpi di Penjara

Polisi Selidiki Napi Teroris Curi Sembilan Senpi di Penjara

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 15:36 WIB

Polisi Penembak Pelaku Bom Sarinah Dianugerahi Pin Emas

Polisi Penembak Pelaku Bom Sarinah Dianugerahi Pin Emas

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 11:15 WIB

Terkini

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

×