Ahok Bersaksi, Sidang Tipikor Penuh Sesak Pengunjung

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 04 Februari 2016 | 13:22 WIB
Ahok Bersaksi, Sidang Tipikor Penuh Sesak Pengunjung
Kondisi sidang kesaksian Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Tipikor Jakarta. (suara.com/Dwi Bagus Raharjo)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Besar No. 20, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2016) pukul 12.58 WIB.

Kedatangan Ahok kali ini untuk menjadi saksi kasus dugaan korupsi uninterruptible power supply (UPS) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2014 dengan terdakwa Alex Usman. Setibanya Ahok di Tipikor langsung menunggu di ruang transit. Sementara persidangan ini akan digelar di ruang sidang Kartika Dua.

Pemantauan suara.com di lokasi, ruang sidang di mana Ahok akan memberikan kesaksiam sudah dipenuhi oleh pengunjung. Puluhan petugas kepolisian pun juga ikut berjaga di dalam ruang sidang maupun di area Tipikor.

 Turut hadir ingin menyaksikan jalanya persidangan Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi Hanura Mohamad Sangaji (Ongen) yang mengenakan baju batik lengan panjang. Hingga berita ini diturunkan sidang kasus korupsi UPS beluk dimulai. Padahal menurut agenda sidang dimulai pukul 13.00 WIB.

Diberitakan sebelumnya, kasus yang diduga merugikan negara sebesar Rp81,4 miliar ini telah menjerat lima orang. Dari kalangan eksekutif ada Alex Usman yang telah menjadi terdakwa, serta Zaenal Soleman.

Alex diduga melakukan korupsi saat menjadi pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan UPS di Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat, sedangkan Zaenal saat itu menjadi PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.

Kemudian dari kalangan legislatif, ada nama yakni Fahmi Zulfikar dan M Firmansyah. Fahmi merupakan anggota DPRD dari Fraksi Partai Hanura, sementara Firmansyah adalah mantan anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat. Kedua tersangka pernah menjabat anggota DPRD DKI periode 2009-2014.

Sedangkan satu orang tersangka yang baru saja ditetapkan oleh penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Rabu (3/2/2016) kemarin, berinisial GM dan berasal dari pihak swasta, atau tepatnya perusahaan berinisial RHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gembar-Gembor Hapus Premium di Jakarta, Ahok Belum 'Bergerak'

Gembar-Gembor Hapus Premium di Jakarta, Ahok Belum 'Bergerak'

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 10:44 WIB

Bareskrim Sidik Kasus Baru Buntut Korupsi UPS DKI Jakarta

Bareskrim Sidik Kasus Baru Buntut Korupsi UPS DKI Jakarta

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 10:36 WIB

Ahok Jadi Saksi Korupsi UPS, Haji Lulung Datang, Mau Apa?

Ahok Jadi Saksi Korupsi UPS, Haji Lulung Datang, Mau Apa?

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 09:29 WIB

Prabowo: Saya Siap Dipanggil MKD DPRD DKI

Prabowo: Saya Siap Dipanggil MKD DPRD DKI

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 11:24 WIB

Janji Ahok Setelah Sadar Pedestrian di Jakarta Tak Layak

Janji Ahok Setelah Sadar Pedestrian di Jakarta Tak Layak

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 16:03 WIB

Terkini

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB