Imlek, 20 Ribu Lili Dipasok ke Boen Tek Bio Tangerang

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 05 Februari 2016 | 13:56 WIB
Imlek, 20 Ribu Lili Dipasok ke Boen Tek Bio Tangerang
Kelenteng Boen Tek Bio di daerah Tangerang, Selasa (21/7/2015). [Suara.com/Tri Setyo]

Suara.com - Kelenteng Boen Tek Bio, Tangerang, Banten melakukan persiapan jelang perayaan Imlek. Mereka menambah jumlah pasokan lilin.

Oey Tjin Eng, Humas Perkumpulan Keagamaan dan Sosial Kelenteng Boen Tek Bio mengatakan, jumlah lilin yang disiapkan mencapai 20 ribu berikut dengan dupa dan kertas. Dia memperikirakan akan ada dua ribuan warga Tionghoa yang datang ke Kelenteng Boen Tek Bio.

Sebagai kelenteng tertua di Tangerang dan telah masuk sebagai cagar budaya, warga yang nantinya datang tak hanya dari Tangerang saja tetapi juga dari daerah lainnya. Biasanya, masyarakat mulai datang ke Kelenteng sejak pukul 18.00 WIB hingga puncak perayaan Imlek pada pukul 00.00 WIB.

"Nantinya mereka akan datang secara bergiliran dengan jumlah diperkirakan sampai dua ribuan orang," kata dia di Tangerang, Jumat (5/2/2016).

Untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung saat perayaan Imlek, pengurus kelenteng telah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari membersihkan lokasi untuk sembahyang hingga tempat parkir kendaraan. Maka itu, pihaknya pun meminta aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk membantunya.

Apalagi, kelenteng Boen Tek Bio berada di tengah pemukiman dan berdekatan dengan masjid Kali Pasir yang juga tertua di Kota Tangerang.

"Kita sudah minta bantu pengamanan di sini agar masyarakat yang datang tidak berdesakan dan teratur," paparnya.

Pantauan di lapangan, sejumlah pengurus kelenteng sedang melakukan pembersihan dan persiapan. Walaupun begitu, ada juga warga yang datang untuk bersembahyang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Sebabnya Buah Naga Diburu pada Tahun Baru Imlek

Ini Sebabnya Buah Naga Diburu pada Tahun Baru Imlek

Lifestyle | Jum'at, 05 Februari 2016 | 13:45 WIB

Imlek, Tiket Kereta dari Jakarta ke Kota Ini Habis

Imlek, Tiket Kereta dari Jakarta ke Kota Ini Habis

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 12:17 WIB

Hotel Ini Tawarkan Sajian Spesial di Perayaan Imlek dan Valentine

Hotel Ini Tawarkan Sajian Spesial di Perayaan Imlek dan Valentine

Press Release | Kamis, 04 Februari 2016 | 10:00 WIB

Jelang Imlek, Cina 'Diserbu' Wisatawan dari Seluruh Dunia

Jelang Imlek, Cina 'Diserbu' Wisatawan dari Seluruh Dunia

Lifestyle | Jum'at, 05 Februari 2016 | 07:48 WIB

Jelang Imlek, Presiden Cina Kunjungi Wilayah Terpencil

Jelang Imlek, Presiden Cina Kunjungi Wilayah Terpencil

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 02:11 WIB

Jelang Imlek, Bank Mandiri Tebar Promosi KPR

Jelang Imlek, Bank Mandiri Tebar Promosi KPR

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 23:11 WIB

Mengenal Penjor, Hasil Akulturasi Budaya Bali-Tionghoa

Mengenal Penjor, Hasil Akulturasi Budaya Bali-Tionghoa

Lifestyle | Kamis, 04 Februari 2016 | 13:16 WIB

Jelang Imlek, Puluhan Ribu Penumpang Kereta di Cina Terjebak

Jelang Imlek, Puluhan Ribu Penumpang Kereta di Cina Terjebak

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 03:34 WIB

Pembersihan Patung Jelang Imlek

Pembersihan Patung Jelang Imlek

Foto | Selasa, 02 Februari 2016 | 17:00 WIB

Penjualan Pohon Jeruk Imlek

Penjualan Pohon Jeruk Imlek

Foto | Senin, 01 Februari 2016 | 09:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×