Sendy Ungkap Mengapa Mirna Takut Ketemu Jessica Selama Ini

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 05 Februari 2016 | 21:31 WIB
Sendy Ungkap Mengapa Mirna Takut Ketemu Jessica Selama Ini
Ayah Wayah Mirna Salihin, Darmawan Salihin [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Setelah mendengar keterangan Sendy Salihin, ayah Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin, mengaku baru mengetahui kenapa Mirna takut menemui Jessica Kumala Wongso. Sendy merupakan saudara kembar Mirna.

Selama ini Darmawan penasaran mengapa Mirna takut, padahal dia dan Jessica sama-sama teman kuliah di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Jurusannya pun sama, desain grafis, dan lulus tahun 2008.

"Baru sedikit, jadi mau lebih dalam apa sih yang ditakuti Mirna asal ketemu Jess, sebagai teman baik, tapi ada tanda tanya itu, saya saja tidak tahu," kata Darmawan usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (5/2/2016).

Sayangnya, Darmawan tidak mau bercerita informasi terbaru apa yang disampaikan Sendy.

Darmawan mengatakan penyidik Polda Metro Jaya bakal mendalami keterangan Sendy.

"Sendy, kan di Australia, pasti dia (Mirna) curhat dan akan digali oleh kepolisian," kata dia.

Darmawan menambahkan sampai pada hari terakhir Mirna, Rabu (6/1/2016), Jessica takut menemui Mirna, tetapi akhirnya mau ketemuan dengan diantar oleh Arief Sumarko sampai ke Grand Indonesia Mall. Arief adalah suami Mirna.

"Selalu sama Arief, kalau ketemu, Jess sebel bener sama Arief. Saya tidak tahu kenapa, tanya saja sama Jess kenapa," kata dia.

Darmawan mengaku benar-benar tidak habis pikir dengan Jessica.

"Itu naluri, saya bilang kalau waktu itu Mirna nggak nikah sama Arief nggak mati Mirna, karena delapan tahun berteman sama Jess fine saja, tapi kenapa pas nikah Jess nyari Mirna," kata Darmawan.

Mirna meninggal dunia usai meneguk es kopi Vietnam bercampur zat sianida di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016).

Saat peristiwa terjadi, di meja yang sama, Mirna ditemani dua kawan, Jessica dan Hanie. Mereka merupakan teman sekampus di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus 2008.

Jessica ditangkap saat berada di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 07.45 WIB.

Usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari 13 jam. Jessica langsung dijebloskan ke sel tahanan Polda Metro Jaya untuk menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Alasan Ini yang Bikin Komnas HAM Ragu Jessica Bunuh Mirna

Inilah Nama-nama yang Meramaikan Bursa Calon Gubernur Jakarta

Komnas HAM: Media Tak Terlalu Cerdas Melihat Kasus Mirna

Penjelasan NSW Ambulance Soal Pekerjaan Jessica di Sidney

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM: Media Tak Terlalu Cerdas Melihat Kasus Mirna

Komnas HAM: Media Tak Terlalu Cerdas Melihat Kasus Mirna

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 20:34 WIB

Komnas Kritik Status FB Lebay Krishna Murti Saat Tangani Mirna

Komnas Kritik Status FB Lebay Krishna Murti Saat Tangani Mirna

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 20:21 WIB

Ayah Mirna Ungkap Identitas Jessica di Australia

Ayah Mirna Ungkap Identitas Jessica di Australia

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 17:34 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×