Bunuh Bayinya, Mira Melanggar HAM

Pebriansyah Ariefana, Firsta Nodia

Selasa, 09 Februari 2016 | 15:29 WIB
Bunuh Bayinya, Mira Melanggar HAM
Ilustrasi bayi menangis. [Shutterstock/Nikkos]

Suara.com - Tindakan Mira Haryati (18) yang tega membuang bayinya sendiri mendapat kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya adalah pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) dari Human Rights Working Group, Daniel Awirga.

Daniel melihat bahwa usia Mira yang masih dibawah umur dengan pemahaman akan seks yang rendah melatarbelakangi perbuatan Mira. Ia juga mengatakan bahwa Mira telah melanggar hak asasi manusia bayi tersebut untuk hidup dan bertumbuh layaknya bayi-bayi yang dirawat penuh kasih sayang.

"Jika orangtua tidak sanggup menghidupi atau tidak menginginkan bayi yang 'dibuatnya' secara sadar, dia tidak punya hak untuk membunuh. Bayi tersebut punya hak untuk hidup dan tumbuh seperti anak-anak pada umumnya, dirawat dan diberi kasih sayang. Jadi jelas melanggar hak asasi manusia," ujar Daniel ketika berbincang dengan suara.com, Selasa (9/2/2016).

Kasus seperti Mira, menurutnya mungkin telah banyak dilakukan oleh pasangan yang tak menginginkan bayi dari hasil hubungan gelap. Salah satu cara yang kerap dilakukan adalah melalui aborsi.

Oleh karena itu Ia mendorong agar pemerintah menggiatkan sosialisasi pendidikan seks kepada para remaja usia sekolah untuk mencegah terjadinya hubungan seks pra nikah yang berujung tindakan nekat lainnya.

"Untuk kasus unwanted child, sebabnya bisa pemahaman seksualitas yang rendah. Ibu tidak menginginkan anaknya, sehingga berhubungan badan tahu-tahu hamil tapi mentalnya nggak siap. Negara bisa mencegah hal ini, misalnya dengan meningkatkan edukasi seks di sekolah," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Bunuh Bayinya di Jakarta Timur, Ini Kata Komnas PA

Ibu Bunuh Bayinya di Jakarta Timur, Ini Kata Komnas PA

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 13:15 WIB

Jamal Juga Jadi Korban Kekerasan Seksual Begeng?

Jamal Juga Jadi Korban Kekerasan Seksual Begeng?

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 12:46 WIB

Ternyata, Jamal Dihabisi Begeng Tepat Saat Polisi Datang ke Rumah

Ternyata, Jamal Dihabisi Begeng Tepat Saat Polisi Datang ke Rumah

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 12:14 WIB

Begini Usaha Begeng Hilangkan Jejak Usai Culik dan Bunuh Jamal

Begini Usaha Begeng Hilangkan Jejak Usai Culik dan Bunuh Jamal

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 11:53 WIB

Belajar dari Kasus Jamaludin di Depok, Orangtua Perhatikan Ini!

Belajar dari Kasus Jamaludin di Depok, Orangtua Perhatikan Ini!

News | Senin, 08 Februari 2016 | 17:16 WIB

Polisi Telisik Jamaludin Dapat Kekerasan Seksual Sebelum Tewas

Polisi Telisik Jamaludin Dapat Kekerasan Seksual Sebelum Tewas

News | Senin, 08 Februari 2016 | 15:54 WIB

Ini Pengakuan Mengejutkan Tersangka Pembunuh Jamaludin

Ini Pengakuan Mengejutkan Tersangka Pembunuh Jamaludin

News | Senin, 08 Februari 2016 | 15:46 WIB

Dua Keadaan Ibu Bisa Tega Membunuh Anaknya Sendiri

Dua Keadaan Ibu Bisa Tega Membunuh Anaknya Sendiri

Health | Senin, 08 Februari 2016 | 14:51 WIB

Jamaludin Diculik dan Dibunuh, Para Orangtua di Jakarta Resah

Jamaludin Diculik dan Dibunuh, Para Orangtua di Jakarta Resah

News | Senin, 08 Februari 2016 | 14:36 WIB

Terkini

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

×