Buntut 'Fortuner Maut', Polda Pertimbangkan 'Tertibkan' Kalijodo

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 10 Februari 2016 | 13:49 WIB
Buntut 'Fortuner Maut', Polda Pertimbangkan 'Tertibkan' Kalijodo
Kapolda Metrojaya Irjen Tito Karnavian [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Tito Karnavian mengaku masih pikir-pikir untuk melakukan penertiban lokalisasi Kalijodo, Jakarta Barat. Ini menyusul tragedi kecelakaan maut sebuah mobil Fortuner di Jalan Daan Mogot.

Si pengemudi, Ricky Agung Praseto (28) sebagai tersangka. Kecelakaan yang menewas empat orang itu terjadi setelah Ricky bersama rekan-rekannya habis 'berpesta' di Kalijodo. Dia dalam keadaan mabuk saat menabrak sepasang suami-istri di sana.

"Kalau kemarin kan kasusnya jelas masalah minuman. Kalau minuman itu kan bukan hanya di Kalijodo. Di tempat lain juga banyak tempat-tempat minuman. Jadi sekarang saya rasa masalahnya bukan kalijodonya, tapi minumannya," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/2/2016).

Terkait penertiban lokalisasi tersebut, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tito mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Pemprov DKI terkait penertiban lokalisasi Kalijodo.

"Nanti kita lakukan koordinasi dengan pemda apa langkah-langkah kita untuk lakukan penertiban di tempat itu. Nah sekarang kalau Kalijodonya dipermasalahkan, kita kembalikan pada pemda. Apa kebijakan pemda, kita ikuti, kita akan dukung," kata Tito.

Tito memastikan pihak kepolisian tidak segan menertibkan tempat lokalisasi di Jakarta termasuk Kalijodo. Menurutnya tidak ada sama sekali lokasi yang tidak bisa disentuk polisi ataupun TNI.

"Kita polisi dan TNI mewakili negara tidak akan takut kepada elemen lainnya. Tak ada tempat yang nggak bisa disentuh TNI- Polri. Saya sendiri saat jadi Kapolda Papua dua tahun disana, ada tempat yang katanya ada kelompok bersenjata disana kita datangi," kata Tito.

Sebelumnya, Ricky Agung Praseto (28) Pengemudi 'Fortuner maut' mengaku menyesal dengan peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan empat orang termasuk sepasang suami istri yang tengah naik motor.

Dalam pengakuannya Ricky mengaku tengah mabuk. Saat itu, dia habis bermain ke kawasan hiburan malam Kalijodo. Ricky bercerita datang ke Kalijodo karena diajak temannya. Dia pun menasaran dan menerima ajakan itu.

Polisi menetapkan pengemudi mobil Fortuner nomor polisi B 201 RFD itu sebagai tersangka. Sebab ada empat orang meninggal akibat kecelakaan di Jalan Daan Mogot, kilometer 15, Jakarta Barat pagi itu.

Korban yang meninggal dalam kecelakaan maut tersebut adalah Zulkifli Rahman (28) dan istrinya Nuraini (24) yang. Mereka tertabrak saat naik motor. Dua penumpang mobil Fortuner yakni Tatang Satriana (40) dan Evi (25) juga meninggal dunia.

Ricky dijerat dengan Pasal 283 Jo Pasal 310 Ayat (4) UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Ancaman kurungan penjara enam tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesawat TNI Jatuh di Malang, Timpa Rumah Warga

Pesawat TNI Jatuh di Malang, Timpa Rumah Warga

News | Rabu, 10 Februari 2016 | 11:11 WIB

Pengakuan Pengemudi 'Fortuner Maut' Sebelum Tabrak Suami-Istri

Pengakuan Pengemudi 'Fortuner Maut' Sebelum Tabrak Suami-Istri

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 12:57 WIB

Supir Fortuner Maut Tewaskan Empat Orang Jadi Tersangka

Supir Fortuner Maut Tewaskan Empat Orang Jadi Tersangka

News | Senin, 08 Februari 2016 | 20:01 WIB

Habis Pesta, Pengemudi Fortuner Tabrak Suami-Istri Hingga Tewas

Habis Pesta, Pengemudi Fortuner Tabrak Suami-Istri Hingga Tewas

News | Senin, 08 Februari 2016 | 11:25 WIB

Teknisi AS Perbaiki Kalstar yang Tergelincir di Papua

Teknisi AS Perbaiki Kalstar yang Tergelincir di Papua

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 10:33 WIB

Ledakan Ciptakan Lubang di Badan Pesawat, 1 Orang Tersedot Keluar

Ledakan Ciptakan Lubang di Badan Pesawat, 1 Orang Tersedot Keluar

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 09:37 WIB

TKI Buruh Bangunan di Malaysia Tewas saat Bekerja

TKI Buruh Bangunan di Malaysia Tewas saat Bekerja

News | Minggu, 31 Januari 2016 | 06:42 WIB

KTP Indonesia Ditemukan di Antara 13 Mayat di Pantai Malaysia

KTP Indonesia Ditemukan di Antara 13 Mayat di Pantai Malaysia

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 14:55 WIB

Karyawan RM Garuda Tewas Disambar Kereta Api

Karyawan RM Garuda Tewas Disambar Kereta Api

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 23:30 WIB

Bus Hajar Pajero di Tol Cipali, Dua Orang Tewas

Bus Hajar Pajero di Tol Cipali, Dua Orang Tewas

News | Selasa, 19 Januari 2016 | 23:31 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB