Industri Senjata Api AS Mulai Sasar Anak Usia Enam Tahun

Esti Utami

Jum'at, 19 Februari 2016 | 16:26 WIB
Industri Senjata Api AS Mulai Sasar Anak Usia Enam Tahun
Ilustrasi senjata api (Shutterstock).

Industri senjata api Amerika Serikat, dilaporkan mulai memasarkan senjata yang menyasar anak-anak berusia mulai enam tahun. Senjata itu dibuat berwarna cerah dan mendorong orangtua untuk mengizinkan anak-anak menembak pada usia dini.

Menurut sebuah laporan, Kamis (18/2/2016) menyebut Pusat Kebijakan Kekerasan, yang bertujuan untuk menghentikan kekerasan senjata, mengatakan dalam laporannya bahwa produsen senjata kini memasarkan produknya kepada konsumen termuda karena pasar utama mereka --warga kulit putih-- mulai berkurang.

"Industri senjata api telah menarget anak-anak Amerika Serikat. Mirip seperti upaya yang dilakukan industri tembakau untuk mencari perokok pengganti, industri senjata mencari penembak pengganti," demikian pernyataan sebuah kelompok penentang penjualan senjata secara bebas.

"Seiring dengan harapan peningkatan penjualan senjata, tujuan wajar dari upaya ini adalah penciptaan generasi pendukung senjata berikutnya untuk pertempuran politik di masa depan." Contoh dari "upaya agresif" untuk memasarkan senjata pada anak-anak antara lain senapan yang dibuat dengan komponen plastik sehingga lebih mudah untuk digunakan, dengan berat yang lebih ringan, kata laporan itu. Beberapa produsen menjual senjata api dalam berbagai warna-warna cerah yang disukai anak-anak, termasuk merah muda untuk anak perempuan.

Laporan itu juga menunjukkan bahwa industri senjata api dan kelompok lobinya ingin agar orang tua mengizinkan anak-anak mereka memiliki "akses pada di usia sedini mungkin." Asosiasi Senjata Nasional (NRA), kelompok lobi utama di Amerika Serikat, sebelumnya memiliki laman untuk para anggota juniornya, yang dibagi menjadi "Dibawah usia delapan tahun" dan "Usia delapan tahun ke atas," kata Pusat Kebijakan Kekerasan.

Sekarang laman yang disebut sebagai "Keluarga NRA," itu berisi antara lain artikel pada 2014 yang meninjau pusat menembak untuk anak muda Thompson/Center HotShot, yang menyebut "pistol kecil ditujukan untuk penembak usia termuda - senjata pertama."

Artikel itu mengutip produsen yang mengatakan senapan itu ditargetkan untuk anak-anak berusia enam sampai 12 tahun.

Kekerasan senjata tersebar luas di Amerika Serikat, tempat sepertiga dari anak-anak tinggal di rumah dengan setidaknya satu senjata, menurut kelompok Everytown untuk Keselamatan Senjata. Data statistik menunjukkan bahwa tujuh anak-dan remaja terbunuh dengan senjata di AS.

Sebelumnya dilaporkan pekan ini, Universitas Texas di Austin dengan berat hati mengizinkan mahasiswa membawa senjata api di ruang kelas, beberapa bulan setelah anggota parlemen negara bagian itu memberlakukan peraturan yang memperbolehkan senjata api di universitas negeri.

"Saya tidak yakin bahwa kampus universitas merupakan tempat untuk senjata api, jadi keputusan ini merupakan tantangan terbesar manajemen saya hingga hari ini," presiden universitas Gregory Fenves mengatakan dalam sebuah pernyataan. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Kasus Perundungan Berulang, DPR Dorong Undang-Undang Khusus untuk Lindungi Anak

Kasus Perundungan Berulang, DPR Dorong Undang-Undang Khusus untuk Lindungi Anak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Ditemukan di Dalam Gua, TNI Rebut Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

Ditemukan di Dalam Gua, TNI Rebut Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Siswi SD 7 Tahun Meninggal di Madina, Kemen PPPA Minta Kasus Diusut Transparan

Siswi SD 7 Tahun Meninggal di Madina, Kemen PPPA Minta Kasus Diusut Transparan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta

Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Identitas Anak Saksi Kasus Kematian Siswa SD Pemalang Tersebar di Medsos, Menteri PPPA Turun Tangan

Identitas Anak Saksi Kasus Kematian Siswa SD Pemalang Tersebar di Medsos, Menteri PPPA Turun Tangan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Ribuan Buruh Geruduk Gedung DPR RI, 11 Ribu Aparat Diturunkan Tanpa Bawa Senjata Api

Ribuan Buruh Geruduk Gedung DPR RI, 11 Ribu Aparat Diturunkan Tanpa Bawa Senjata Api

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Komdigi Rilis 22 Daftar Platform Digital Berisiko Tinggi bagi Anak, Orangtua Perlu Waspada

Komdigi Rilis 22 Daftar Platform Digital Berisiko Tinggi bagi Anak, Orangtua Perlu Waspada

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:52 WIB

Terkini

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:06 WIB

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

×