Komnas HAM: Ahok Harus Lihat Kalijodo Dulu Sebelum Main Bongkar

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 19 Februari 2016 | 18:55 WIB
Komnas HAM: Ahok Harus Lihat Kalijodo Dulu Sebelum Main Bongkar
Komisioner Komnas HAM Hafidz Abas di Kalijodo [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia meminta Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berdialog dengan warga Kalijodo sebelum membongkar bangunan dan tempat usaha milik warga.

"Kami berharap akan ada dialog, di sini warga jangan dilihat sebagai musuh dari pemerintah daerah, warga ini harus didengar juga suaranya, aspirasinya," kata Komisioner Komnas HAM Hafidz Abas di Kalijodo, daerah perbatasan Jakarta Utara dan Jakarta Barat, Jumat (19/2/2016).

Ahok, katanya, harus ke lapangan dan melihat kalau di Kalijodo ada bangunan sekolah dan tempat ibadah.

Hafidz mengingatkan bahwa meski menempati tanah negara, sebagian warga memiliki sertifikat tanah dan mereka taat pajak.

"Bahwa di sini warga juga kelihatannya baik-baik, dan ada tempat ibadah, ada SD, ada Paud, jadi mereka juga punya sertifikat tanah, bayar pajak," katanya.

Hafidz meminta Ahok mengedepankan pendekatan persuasif.

"Saya kira pemerintah tidak boleh melihat rakyatnya sebagai musuhnya, tapi harus merangkul mereka mendengar mereka, dan mencari solusi bagi mereka," kata Hafidz.

Hafidz mengatakan telah mendapatkan banyak cerita tentang warga yang telah puluhan tahun mendiami Kalijodo. Hafidz tidak menampik kalau banyak warga yang mencari penghidupan di tempat prostitusi itu. Di kawasan ini, katanya, juga banyak anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah.

"Jadi kalau tiba-tiba mereka digusur, terus dipaksa pergi kan kasihan ya, mencabut akar kehidupannya, coba lihat senyum anak-anak semangat mereka mau belajarnya yang sebentar lagi mau ujian kemudian malam-malam mereka harus digusur, kalau itu terjadi pada diri anda," kata dia

"Kami berharap Pemda bisa mendengar suara dan aspirasi dari warga, jadi kalau terjadi resistensi mereka belum siap untuk pindah, dan mau kemana mereka dengan jumlah yang cukup besar ini. Ini kan tidak mudah manusia harus diperlakukan secara manusia," Hafidz menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wali Kota Jakbar: 37 Warga Kalijodo Sudah Ambil Kunci Rusun

Wali Kota Jakbar: 37 Warga Kalijodo Sudah Ambil Kunci Rusun

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 18:44 WIB

Razman Nasution Dielu-elukan Warga Kalijodo

Razman Nasution Dielu-elukan Warga Kalijodo

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 18:26 WIB

Pekerja Seks Kalijodo Pindah Pangkalan Sampai ke Pinggir Rel

Pekerja Seks Kalijodo Pindah Pangkalan Sampai ke Pinggir Rel

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 17:25 WIB

Pengacara Warga Kalijodo: Saya Tantang Krishna Murti!

Pengacara Warga Kalijodo: Saya Tantang Krishna Murti!

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 17:10 WIB

Seperti Ini Bila Pengacara Warga Kalijodo Ngamuk ke Krishna Murti

Seperti Ini Bila Pengacara Warga Kalijodo Ngamuk ke Krishna Murti

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 16:55 WIB

Terkini

Bercak Darah di Balik Pintu Warung, Cerita Horor Saksi Tawuran Maut Kebon Jeruk Tewaskan 1 Orang

Bercak Darah di Balik Pintu Warung, Cerita Horor Saksi Tawuran Maut Kebon Jeruk Tewaskan 1 Orang

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Masuk Blacklist Politisi Edisi Bupati/Wali Kota, Ini Respon Santai Respati Ardi

Masuk Blacklist Politisi Edisi Bupati/Wali Kota, Ini Respon Santai Respati Ardi

Surakarta | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:15 WIB

LG Pimpin Pasar Mesin Cuci Front Loading, Andalkan AI untuk Pertahankan Konsumen

LG Pimpin Pasar Mesin Cuci Front Loading, Andalkan AI untuk Pertahankan Konsumen

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Praktik 'Nuthuk' Harga Muncul Lagi di Malioboro, Wisatawan Keluhkan Es Jeruk Rp20 Ribu per Gelas

Praktik 'Nuthuk' Harga Muncul Lagi di Malioboro, Wisatawan Keluhkan Es Jeruk Rp20 Ribu per Gelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah

Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:02 WIB

BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Menbud Fadli Zon Soroti Karhutla Ancam Lukisan Gua Prasejarah dan Makam Toraja

Menbud Fadli Zon Soroti Karhutla Ancam Lukisan Gua Prasejarah dan Makam Toraja

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP

Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:59 WIB

×