Idrus Marham Maju Sebagai Calon Ketum Golkar

Ardi Mandiri

Minggu, 21 Februari 2016 | 22:43 WIB
Idrus Marham Maju Sebagai Calon Ketum Golkar
Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya kubu Aburizal Bakrie, Idrus Marham, diperiksa Badan Reserse dan Kriminal Polri, Kamis (30/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, Idrus Marham, menegaskan akan maju bertarung memperebutkan posisi Ketua Umum pada Musyawarah Nasional (Munas) partai tersebut.

"Saya tegaskan, akan maju di Munas nanti dan saya sudah mendapatkan restu dari para tokoh senior Partai Golkar dan saya berjanji tidak akan mengeccewakan mereka," ujarnya di Makassar, Minggu.

Idrus Marham yang selama enam tahun menduduki jabatan sebagai Sekjen DPP Golkar yakin dirinya mampu menarik dukungan dari para kader Golkar.

Dia mengatakan, jika merujuk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, seorang kader yang akan maju harus bisa mendapatkan dukungan minimal.

Dan syarat bagi kader Golkar yang ingin mencalonkan diri menjadi ketua umum harus mendapat minimal 30 persen dukungan dari pemegang hak suara.

"Dalam AD/ART Golkar tertulis bahwa semua politisi Golkar yang telah menjadi kader Golkar selama lebih dari lima tahun, tidak memiliki cela dan didukung oleh 30 persen pimpinan Dewan Pimpinan Daerah Golkar tingkat I dan II serta pimpinan ormas pendiri, boleh mengajukan diri sebagai calon ketua umum," katanya.

Idrus mengaku bahwa dirinya sudah mendapatkan dukungan yang lebih dari dukungan minimal atau 30 persen sesuai yang dipersyaratkan oleh AD/ART.

Menurutnya, selama enam tahun menduduki jabatan sebagai Sekjen, dirinya banyak terlibat dengan DPD I dan II se-Indonesia, sehingga sudah mengetahui apa yang diinginkan oleh partai dan kader.

Untuk dukungan sendiri yang sudah terang-terangan disebutnya hampir merata di seluruh wilayah Indonesia seperti di Sulawesi yang meliputi, Sulbar, Sulteng, Sultra dan Sulut.

Kemudian dukungan datang juga dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera dan kawasan Timur seperti Maluku. Dukungan itu disebutnya sudah melebihi dari angka yang dipersyaratkan.

"Kalau dukungan untuk saya itu merata di seluruh Indonesia. Kalau untuk Sulsel, saya belum bisa sampaikan karena saya sangat menghormati Kak Syahrul (gubernur Sulsel) yang juga berkeinginan maju," jelasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Munaslub Golkar Diragukan Terlaksana Tahun Ini

Munaslub Golkar Diragukan Terlaksana Tahun Ini

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 12:33 WIB

Ade Komaruddin Akui Tantangan Golkar ke Depan Semakin Berat

Ade Komaruddin Akui Tantangan Golkar ke Depan Semakin Berat

News | Sabtu, 20 Februari 2016 | 21:12 WIB

Terkini

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:13 WIB

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:58 WIB

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:21 WIB

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:02 WIB

×