Akademisi: Perlu Gerakan Sosial untuk Melawan LGBT

Ardi Mandiri

Rabu, 24 Februari 2016 | 06:41 WIB
Akademisi: Perlu Gerakan Sosial untuk Melawan LGBT
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Suara.com - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Prof DR. Munzir Hitami mengatakan gerakan sosial perlu dibentuk untuk melawan perilaku menyimpang lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT, yang kini meresahkan kalangan orang tua.

"Gerakan sosial dinilai ampuh untuk menekan LGBT jika seluruh pihak mulai dari keluarga, rumah tangga, organisasi masyarakat, pemerintah, Muhammadiyah dan NU bersinergi menentangnya," kata Munzir Hitami, disela sidang senat terbuka dalam rangka yudisium ke-35 bagi 81 wisudawan dari fakultas dakwah dan komunikasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, di Pekanbaru, Selasa.

Tanggapan tersebut diberikan terkait maraknya perilaku LGBT, dan istilah itu digunakan semenjak tahun 1990-an untuk menggantikan frasa "komunitas gay", karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan. Akronim ini muncul dengan tujuan untuk menekankan keanekaragaman "budaya yang berdasarkan identitas seksualitas dan gender".

Menurut Munzir Hitami, LGBT merupakan budaya alam liberal yang mempengaruhi dan berkembang di Indonesia kendati ini sangat tabu karena bukan budaya Indonesia.

Merebaknya prilaku LGBT, katanya, lebih akibat makin terbukanya informasi yang berkembang yang sangat liberal, sedangkan media massa justru mengeksposnya secara besar-besaran.

"Positifnya memang akibat kemajauan teknologi dan informasi semua orang bisa menjadi tahu namun telah menimbulkan keresahan dan berdampak terjadinya kehancuran moral di kalangan generasi muda,"katanya.

Kekhawatiran terhadap berkembangnya LGBT juga sama dengan narkoba dan kriminalitas yang makin meningkat yang mengancam keselamatan generasi muda.

Oleh karena itu, diperlukan sebuah gerakan sosial dimulai dari rumah tangga, semua lapisan masyarakat, lembaga informal NU, Muhammadiyah untuk membasmi prilaku tersebut.

Selain itu, pada wisudawan juga diharapkan meningkatkan perannya menjadi pendamping masyarakat, pelopor pembangunan dan senantiasa memberikan dakwah untuk menuju kebaikan.

Sarjana yang diwisuda sebanyak 81 orang itu berasal dari fakultas dakwah dan komunikasi dengan jurusan bimbingan konseling Islam sebanyak 17 orang, jurusan komunikasi sebanyak 42 orang, jurusan masyarakat dakwah sebanyak 14 orang, dan jurusan pengembangan masyarakat Islam sebanyak delapan orang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesbangpol Jambi Awasi Komunitas LGBT

Kesbangpol Jambi Awasi Komunitas LGBT

News | Selasa, 23 Februari 2016 | 03:18 WIB

Wacana Bikin RUU LGBT, Istana: Itu Urusan DPR

Wacana Bikin RUU LGBT, Istana: Itu Urusan DPR

News | Senin, 22 Februari 2016 | 18:27 WIB

Terkini

Percepat Pemulihan Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

Percepat Pemulihan Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:42 WIB

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

×