Pengacara Warga Kalijodo Minta Tolong Jusuf Kalla

Ardi Mandiri, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 28 Februari 2016 | 18:14 WIB
Pengacara Warga Kalijodo Minta Tolong Jusuf Kalla
Pengacara warga Kalijodo, Razman Nasution [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Pengacara Warga Kalijodo Razman Arif Nasution meminta Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk memberikan jalan keluar terkait penggusuran rumah ibadah di Kalijodo yang ikut dibongkar Pemprov DKI Jakarta.

Terkait hal tersebut, Razman menuding Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah bertentangan dengan surat edaran penertiban bangunan di kawasan Kalijodo.

"Ada musala yang bersertifikat. Bertentangan dengan surat edaran. Pemiliknya siapa? Warga, umat islam, Anda robohkan itu, bertentangan. Tolong pak JK. Pak JK itu Ketua Dewan Masjid, tangani itu. Musala itu bagian dari pak JK, tangani itu. Ini apa?," kata Razman di kawasan Kalijodo, Minggu (28/2/2016).

Razman mengklaim sebagian warga yang menempati kawasan Kalijodo juga memiliki sertifikat tanah.

"Pemilik bangunan, pemilik hiburan, PRT, musala milik umat islam bersertifikat tahun 2000," kata dia.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada jalan keluar yang diupayakan dari Ahok untuk melakukan pendekatan kepada warga Kalijodo.

"Belum ada solusi satu pun, sampai saat ini belum ada diskusi dengan warga termasuk kepada kami," kata Razman.

Lebih lanjut, Razman meminta apabila ada potensi perlawanan dari warga Kalijodo dalam penggusuran, Senin (29/2/2016) besok, jangan dikaitkan hal tersebut menjadi suruhan dari Abdul Aziz atau Daeng Aziz.

"Besok kalau ada perlawanan warga, jangan dituduh seorang Daeng Azis. Dia tidak pelaku kriminal karena saya sampaikan harus taat hukum. Daeng Azis taat hukum," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kafe Ditutup, Daeng Aziz Rugi Miliaran

Kafe Ditutup, Daeng Aziz Rugi Miliaran

News | Minggu, 28 Februari 2016 | 17:53 WIB

Pengacara Minta Penahanan Daeng Aziz Ditangguhkan

Pengacara Minta Penahanan Daeng Aziz Ditangguhkan

News | Minggu, 28 Februari 2016 | 17:33 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×