TNI dan Polri Apel Kesiapan Pengamanan KTT Luar biasa OKI

Tomi Tresnady | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 01 Maret 2016 | 09:43 WIB
TNI dan Polri Apel Kesiapan Pengamanan KTT Luar biasa OKI
Upacara Gabungan TNI, Polri dan Aparat Pemprov DKI Jakarta di Markas Kodam Jaya/Jayakarta, Cawang, Jakarta, Rabu (17/2/2016). [Antara]

Suara.com - Aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar apel kesiapan Pasukan Pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT Luar Biasa) Organisasi Kerjasama Islam (OKI) ke 5 di lapangan Silang Monumen Nasional (Monas).

Apel pasukan dimulai pukuk 08.00 WIB dipimpin oleh Jenderal TNI Gatot Nurmantya. Gatot menuturkan pengamanan KTT OKI ke 5 merupakan tugas kehormatan yang mengandung misi diplomatik yang akan dihadiri 57 negara Islam atau mayoritas berpenduduk Islam.

"Pengamanan KTT OKI adalah tugas kehormatan sekaligus kepercayaan yang mengandung misi diplomatik, karena manifestasi kontribusi Indonesia yang akan dihadiri kurang lebih 57 negara Islam," ujar Gatot dalam apel kesiapan pengamanan KTT OKI di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Lebih lanjut Gatot menuturkan pengamanan KTT OKI merupakan tugas yang berpengaruh terhadap martabat dan kredibilitas bangsa Indonesia. Ia pun menginstruksikan kepada aparat pengamanan yakni memahami tugas-tugas perorangan dan satuan yang direncanakan dalam pengamanan KTT Luar Biasa OKI.

"Kuasai tugas yang menjadi tanggung jawab baik perorangan maupun satuan dengan kewaspadaan penuh. Ketiga laksanakan kordinasi secara ketat , baik intern maupun antar komponen pengamanan, termasuk pengamanan dari kepala negara yang membawa pengamanan," imbuhnya.

Tidak hanya itu, Gatot menegaskan kepada aparat pengamanan untuk tidak memberikan toleransi terhadap setiap gelagat yang mengundang kerawanan.

" Waspadai secara cermat setiap langkah antisipasi, terutama terhadap indikasi aksi terorisme. Kedepankan tindakan preventif secara maksimal. Tindakan represif tegas dan jalan terakhir dan jangan ragu-ragu,"jelasnya.

Dirinya menambahkan harus adanya pengawasan dan pengendalian satuan tugas pengamanan dalam satuan masing.

"Saya sendiri akan memimpin bersama unsur pengamanan baik Pangdam jaya maupun Kapolda Metro Jaya," ungkapnya.

TNI akan mengerahkan 10.150 personel, sedangkan Polri mengerahkan 5.578 personel saat pengamanan KTT Luar Biasa OKI yang digelar di Jakarta Convention Center selama dua hari, 6-7 Maret 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Dorong Upaya Pemulangan Pengungsi Palestina di KTT OKI

Indonesia Dorong Upaya Pemulangan Pengungsi Palestina di KTT OKI

News | Kamis, 18 Februari 2016 | 15:28 WIB

Dukung Palestina, Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT Luar Biasa OKI

Dukung Palestina, Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT Luar Biasa OKI

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 08:46 WIB

Terkini

Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:07 WIB

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:57 WIB

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:50 WIB

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Roti di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Roti di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:44 WIB

Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!

Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:35 WIB

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:26 WIB

SDN Tebet Barat 08 Pagi Terapkan Belajar Daring Usai Tembok Kantin Ambruk Terkikis Air

SDN Tebet Barat 08 Pagi Terapkan Belajar Daring Usai Tembok Kantin Ambruk Terkikis Air

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:24 WIB

Peneliti Soroti Keberadaan DPN dan Potensi Dominasi Kemenhan, Ini Bahayanya

Peneliti Soroti Keberadaan DPN dan Potensi Dominasi Kemenhan, Ini Bahayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:24 WIB

Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak

Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:22 WIB