Enam Isu Utama di KTT OKI Terkait 2 Kota Jajahan Israel

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 02 Maret 2016 | 17:08 WIB
Enam Isu Utama di KTT OKI Terkait 2 Kota Jajahan Israel
Menteri Luar Negeri, Ratna LP Marsudi dan Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi jumpa pers di kantor staf Presiden. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Menteri Luar Negeri, Ratna LP Marsudi mengatakan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) ke-5 yang berlangsung di JCC Senayan, Jakarta pada 6-7 Maret nanti khusus membahas masalah Palestina dan Al Quds Al Syarif (Kota Suci di Yarusalem). Sebab sampai saat ini Palestina dan Al Quds Al Syarif ini masih dijajah oleh Israel.

‎"KTT OKI luar biasa ini hanya akan membahas mengenai Palestina dan Al Quds Al Syarif," kata Retno kepada wartawan di Kantor Staf ‎Presiden, Jakarta, Rabu (2/3/2016).

Retno menjelaskan, terdapat enam isu utama terkait masalah konflik Palestina dan Israel yang akan dipecahkan dalam KTT OKI nanti. ‎Pertama yaitu masalah perbatasan wilayah yang mengacu pada peta wilayah sebelum 1967.

"Terutama di wilayah west bank ini semakin lama semakin lama, makin tergerogoti (wilayah Yerualem, berkurang akibat dikuasai oleh Israel)‎. Tentunya wilayah yang semakin kecil, dan juga adanya pembatasan-pembatasan akses pemukiman-pemukiman ilegal ini akan mengubah demografi yang ada di west bank terutama di Yerusalem," ujar dia.

Kedua, mengenai masalah pengungsi, bahwa lebih dari 4 juta penduduk Palestina yang mengungsi sekarang berada di luar wilayahnya. Maka hal itu harus diselesaikan yang akan dirumuskan dalam KTT nanti.

Ketiga adalah status Kota Yerusalem Timur yang merupakan Ibu Kota Palestina, tetapi kemudian diklaim jadi Ibu Kota Israel. Situasi ddi Kota Yerusalem Timur bini semakin memburuk.

Dia membeberkan, berdasarkan data yang diperoleh, penduduk Palestina yang tinggal di Yerusalem itu jumlahnya tinggal 36,8 persen. Kemudian 75 persn penduduk Palestina saat ini hidup di bawah garis kemiskinan. Dan hanya 41 persen anak-anak Palestina yang memiliki akses sekolah, hanya 64 persen yang miliki akses air bersih. Kemudian hanya 39 persen rumah orang Palestina yang mendapatkan izin.

"Jadi memang masalah Yerussalem ini masalah yang pelik sekali. Kita khusus akan membahas masalah Yerusalem ini dalam KTT luar biasa ini. Ke empat adalah masalah pemukiman ilegal, Ke lima mengenai keamanan dan ke enam mengenai akses air bersih," ungkap Retno.

Dia menambahkan, dalam KTT OKI ini nanti akan menghasilkan dua dokumen soal Palestina dan Al Quds Al Syarif yaitu dokumen resolusi dan deklarasi Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apel Pengamanan KTT Luar Biasa OKI

Apel Pengamanan KTT Luar Biasa OKI

Foto | Selasa, 01 Maret 2016 | 11:15 WIB

TNI dan Polri Apel Kesiapan Pengamanan KTT Luar biasa OKI

TNI dan Polri Apel Kesiapan Pengamanan KTT Luar biasa OKI

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 09:43 WIB

Indonesia Dorong Upaya Pemulangan Pengungsi Palestina di KTT OKI

Indonesia Dorong Upaya Pemulangan Pengungsi Palestina di KTT OKI

News | Kamis, 18 Februari 2016 | 15:28 WIB

Dukung Palestina, Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT Luar Biasa OKI

Dukung Palestina, Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT Luar Biasa OKI

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 08:46 WIB

Terkini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

×