Suara.com - Gempa bumi berkekuatan 7,9 skala Richter yang mengguncang Mentawai, Sumatera Barat, dirasakan getarannya hingga Selangor, Johor, dan Kelantan, namun tidak ada ancaman tsunami dikeluarkan di Malaysia.
Menurut Jabatan Meteorologi Malaysia, gempa bumi itu berpusat sekitar 649 km arah baratdaya Siberut, Mentawai, sekitar 1.163 km arah baratdaya Port Dickson, Negeri Sembilan pada pukul 20.49 waktu setempat, demikian dilaporkan harian Kosmo, Kamis (3/3/2016).
Wakil Ketua Operasi Penyelamat Bomba (pemadam kebakaran) Selangor, Mohd Sani Harul menyampaikan bahwa ada tiga lokasi di Selangor yang merasai getaran gempa yaitu Petaling Jaya, Shah Alam dan Kajang.
"Kami menerima panggilan darurat antara pukul 20.54 malam hingga 21.16 waktu Malaysia," kata dia,
Selanjutnya di Kota Bharu, Kelantan, lebih 300 penghuni Kondominium Pelangi Mall merasakan getaran gempa tersebut dan mereka bergegas meninggalkan kediamannya yang memiliki 23 lantai tersebut.
Namun demikian, getaran gempa di Sumbar yang terasa sampai Malaysia tidak menimbulkan korban ataupun kerusakan.
Sementara itu, Pengarah Pendidikan Malaysia di Jakarta, Dr Juzhar Jusoh menyatakan seluruh 314 pelajar Malaysia di Aceh dan 78 pelajar di Padang telah diarahkan supaya berpindah ke tempat selamat.
Sementara itu, Mentawai pada pagi ini pukul 07.10 WIB kembali digoyang gempa dengan kekuatan 5,8 Skala Richter (SR).
Informasi diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa susulan itu dengan pusat di 4,58 lintang selatan (LS) dan 94,56 bujur timur (BT) berjarak 598 KM arah barat daya Kepulauan Mentawai Sumbar pada kedalaman 10 KM di bawah tanah. (Antara)