Teman Ahok Bandingkan Usahanya dengan Peristiwa Rengasdengklok

Liberty Jemadu

Senin, 07 Maret 2016 | 20:44 WIB
Teman Ahok Bandingkan Usahanya dengan Peristiwa Rengasdengklok
Poster dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama dan Heru Budi Hartono, bakal calon Gubernur Jakarta yang didukung oleh komunitas Teman Ahok (Sumber: temanahok.com).

Suara.com - Komunitas Teman Ahok pada Senin (7/3/2016) berkisah tentang perjuangan mereka mendesak Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, untuk segera memastikan dirinya mencalonkan diri lagi sebagai gubernur Ibu Kota melalui jalur independen dan menentukan calon wakilnya.

Dalam siaran persnya yang disebar melalui media sosial, Teman Ahok bercerita mereka mendatangi rumah Basuki, yang lebih dikenal dengan sapaan Ahok, di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara pada Minggu malam (6/3/2016).

Pada pertemuan itu Teman Ahok, yang sudah mengumpulkan lebih dari 770.000 KTP warga Jakarta untuk mendukung Ahok maju via jalur independen, mendesak sang Gubernur untuk memastikan calon wakilnya di pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 pada malam itu juga.

Mereka beralasan akan butuh waktu sangat lama untuk menyusun formulir dukungan dari ratusan ribu warga Jakarta dan mengirimkannya ke Komisi Pemilihan Umum Daerah.

Singkat cerita, Ahok pun sepakat untuk maju dari jalur independen dan meminta Heru Budi Hartono, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Jakarta, sebagai wakilnya.

Heru yang belakangan hadir dalam pertemuan itu tak keberatan dan siap mengundurkan diri sebagai PNS agar bisa bertarung di pemilihan gubernur.

"Jadi Minggu malam sekitar pukul 21.30 adalah detik-detik bersejarah bagi kami. Satu langkah lagi kami mendekati pembuktian sejarah di negeri ini. Bahwa jika anak-anak muda bergerak dengan satu cita-cita bersama, maka insya Allah tidak ada yang bisa membendungnya," tulis Teman Ahok.

Mereka bahkan membandingkan perjuangan mereka dengan Peristiwa Rengasdengklok, sebuah aksi pemuda yang menjadi salah satu penentu peristiwa Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

"Kami belajar dari para pemuda tahun 1945 yang menculik dan memaksa para tokoh-tokoh besar seperti Bung Karno dan Bung Hatta untuk segera menyatakan kemerdekaan," beber Teman Ahok.

"Tanpa nyali dan kegilaan seperti itu, 17 Agustus 1945 tidak akan pernah ada," imbuh mereka, "Kami tentu tidak bisa sehebat mereka. Tapi kami sedang belajar mewujudkan sebuah cita-cita untuk kebaikan Indonesia di masa depan."

Peristiwa Rengasdengklok sendiri adalah aksi penculikan terhadap Sukarno dan Mohammad Hatta oleh para pemuda, yang dipimpin oleh Sukarni, Adam Malik, Chaerul Saleh, dan Wikana pada 16 Agustus 1945. Dua tokoh pergerakan nasional itu diculik dan dibawa ke Rengasdengklok, Karawang, kini di Provinsi Jawa Barat.

Atas dorongan kelompok pemuda itu, Sukarno dan Hatta, setuju untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56. Peristiwa itu hingga hari ini kita kenang sebagai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Pilih Heru karena Tak Pernah Memeras dan Tak Macam-macam

Ahok Pilih Heru karena Tak Pernah Memeras dan Tak Macam-macam

News | Senin, 07 Maret 2016 | 19:56 WIB

Begini Reaksi Megawati Pertama Kali Dengar Keputusan Ahok

Begini Reaksi Megawati Pertama Kali Dengar Keputusan Ahok

News | Senin, 07 Maret 2016 | 19:25 WIB

Sebagai Sahabat, Djarot Ingatkan Ahok Pikir-pikir Maju Independen

Sebagai Sahabat, Djarot Ingatkan Ahok Pikir-pikir Maju Independen

News | Senin, 07 Maret 2016 | 18:02 WIB

Ahok Pindah ke Lain Hati, Begini Reaksi Djarot

Ahok Pindah ke Lain Hati, Begini Reaksi Djarot

News | Senin, 07 Maret 2016 | 17:29 WIB

Detik-detik Menegangkan sebelum Heru Dipilih sebagai Wakil Ahok

Detik-detik Menegangkan sebelum Heru Dipilih sebagai Wakil Ahok

News | Senin, 07 Maret 2016 | 16:54 WIB

Terkini

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×