Pengakuan Korban Wedding Organizer, Tergiur Harga Murah

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2016 | 21:25 WIB
Pengakuan Korban Wedding Organizer, Tergiur Harga Murah
Ilustrasi pengantin.(Shutterstock)

Suara.com - Nitria Danu Kusuma (35) dan Filipus Defris (34) kini meringkuk di tahanan Polsek Pasar Minggu. Mereka terjerat kasus penipuan dengan modus wedding organizer.

Salah satu korbannya adalah pasangan calon suami istri Bayu (35) dan Karina.

Bayu bercerita awal mula tergiur tawaran tersangka. Dia tertarik dengan tawaran paket wedding planner karena murah dan fasilitas yang ditawarkan bagus.

Ketika itu, dia membayar WO sebesar Rp65 juta dengan fasilitas, di antaranya gedung pernikahan, jasa fotografer profesional, catering, dan paket rias plus bulan madu ke Pulau Dewata.

"Iya mas saya cari tempat menikah. gimana nggak tergiur, apalagi harga dan paket yang ditawarkan, apalagi paket bulan madu ke Bali juga," kata Bayu di kantor Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (10/3/2016).

Sebenarnya di lubuk hati Bayu ketika itu terbersit kecurigaan karena harga paket begitu begitu murah.

"Kecuriagaan lain, kami selalu dihalangi oleh pihak gedung. Setiap kali ingin ketemu pihak gedung pasti selalu tak bisa," Bayu menambahkan.

Tapi, Bayu yakin saja karena tersangka Nitria merupakan teman sekolah calon istrinya.

"Saya mas udah transfer 65 juta rupiah. Tapi suruh bayar lagi sampai tiga kali sampai jumlahnya 109 juta rupiah," ujar Bayu.

Bayu sempat melihat gedung yang ditawarkan, setelah dicek, ternyata tersangka hanya membayar uang muka.

"Di sana ada nama saya mas sebagai penyewa. Ternyata pelaku ini hanya menyerahkan down payment sebesar lima juta rupiah," kata Bayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bekuk Pelaku Bisnis Wedding Organizer Tipu-tipu

Polisi Bekuk Pelaku Bisnis Wedding Organizer Tipu-tipu

News | Kamis, 10 Maret 2016 | 21:09 WIB

Terkini

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:29 WIB

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:24 WIB

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:52 WIB

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:10 WIB

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:02 WIB

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB