PNS Papua Dicurigai Bantu Pelarian Labora Sitorus

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 11 Maret 2016 | 00:02 WIB
PNS Papua Dicurigai Bantu Pelarian Labora Sitorus
Aiptu Labora Sitorus, anggota kepolisian terpidana pencucian uang dan penimbun BBM (Antara/Chanry Andrew).

Suara.com - Warga Tampa Garam sekitar kediaman terpidana perkara pembalakan liar dan pencucian uang Labora Sitorus menduga ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang selama ini membantu usaha kayu Labora.

"Oknum PNS itu juga diduga selama ini melindungi pelarian Labora Sitorus dari Lapas Kora Sorong," kata Anjas (34) warga di sekitar areal PT Rotua kediaman Labora di Kelurahan Tampa Garam, Sorong, Kamis (10/3/2016).

PNS itu berinisial ST. Dia bertugas di salah satu Dinas Pemerintah Kabupaten Sorong. Namun setiap hari kerja ST terlihat di area PT Rotua milik Labora.

"Kami menduga ST membantu Labora Sitorus menjalankan bisnis kayu sejak Labora keluar dan tidak kembali ke Lapas Kota Sorong pada 29 November 2015," kata Anjas.

Hal serupa juga dikatakan Butthar (34) warga Tampa Garam bahwa, ST setiap hari terlihat di areal PT. Rotua bersama karyawan Labora Sitorus.

"Kami mendapat informasi dari beberapa karyawan PT Rotua bahwa oknum PNS tersebut dipercayakan Labora Sitorus untuk menjalankan manajemen usaha kayu PT Rotua," ujar dia.

Ia mengatakan, oknum PNS itu tidak lagi terlihat di area PT. Rotua sejak tim eksekusi dan aparat kepolisian mendobrak masuk perusahaan tersebut, Jumat (4/3/2016), guna melakukan eksekusi Labora Sitorus pindah dari Lapas Kota Sorong ke Lapas Cipinang Jakarta.

"Sejak eksekusi Labora Siturus, oknum PNS tersebut menghilang padalah sebelumnya setiap hari pria itu berada di areal PT Rotua," tambah dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dilecehkan Labora Sitorus, Istana: Negara Tak Boleh Kalah

Dilecehkan Labora Sitorus, Istana: Negara Tak Boleh Kalah

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 17:11 WIB

Labora Sitorus Menyerahkan Diri karena Tertekan

Labora Sitorus Menyerahkan Diri karena Tertekan

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 05:12 WIB

Labora Sitorus Ditahan di Lapas Cipinang

Labora Sitorus Ditahan di Lapas Cipinang

Foto | Senin, 07 Maret 2016 | 17:42 WIB

Labora Sitorus Menyerah

Labora Sitorus Menyerah

News | Senin, 07 Maret 2016 | 11:05 WIB

Terkait Kaburnya Labora Sitorus, Apa Langkah DPR Selanjutnya?

Terkait Kaburnya Labora Sitorus, Apa Langkah DPR Selanjutnya?

News | Sabtu, 05 Maret 2016 | 16:57 WIB

Terkait Kaburnya Labora Sitorus, Apa Langkah DPR Selanjutnya?

Terkait Kaburnya Labora Sitorus, Apa Langkah DPR Selanjutnya?

News | Sabtu, 05 Maret 2016 | 16:57 WIB

Dipanggil DPRD, Perusahaan Labora Sitorus Hanya Utus Satpam

Dipanggil DPRD, Perusahaan Labora Sitorus Hanya Utus Satpam

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 07:29 WIB

Labora Sitorus Dipindahkan ke LP Cipinang Usai Pilkada Serentak

Labora Sitorus Dipindahkan ke LP Cipinang Usai Pilkada Serentak

News | Rabu, 25 November 2015 | 14:43 WIB

Labora Sitorus Kembali Sakit

Labora Sitorus Kembali Sakit

News | Selasa, 24 November 2015 | 06:54 WIB

Eksekusi Labora Sitorus, Polda Papua Kerahkan 700 Personil

Eksekusi Labora Sitorus, Polda Papua Kerahkan 700 Personil

News | Jum'at, 20 Februari 2015 | 16:19 WIB

Terkini

Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York

Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York

News | Senin, 23 Maret 2026 | 20:54 WIB

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB