Eksekusi Labora Sitorus, Polda Papua Kerahkan 700 Personil

Laban Laisila | Suara.com

Jum'at, 20 Februari 2015 | 16:19 WIB
Eksekusi Labora Sitorus, Polda Papua Kerahkan 700 Personil
Aiptu Labora Sitorus, anggota kepolisian terpidana pencucian uang dan penimbun BBM (Antara/Chanry Andrew).

Suara.com - Kejaksaan Negeri Sorong, Papua, akhirnya berhasil menangkap dan menggiring Labora Sitorus, Polisi pemilik rekening gendut Rp 1,5 triliun ke Lapas Sorong.

Labora ditangkap dikediamannya di Tampa Garam, Kota Sorong, untuk diserahkan ke Lapas Sorong dan menjalani hukumannya 15 tahun  penjara.

Dalam proses eksekusi itu, sekitar 720 personel  yakni 520 dari Polri dan sisanya dari TNI diterjunkan ke lapangan untuk membantu  Kejaksaan setempat.

Kapolda Papua Barat Brigjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, pasca eksekusi Labora Sitorus, situasi kamtibmas di wilayah Kota Sorong berlangsung aman. Tidak ada gerakan perlawanan dari pihak pendukung Labora Sitorus.

"Proses eksekusi berjalan aman, tidak ada perlawanan dan lainnya, semua baik-baik saja" kata Waterpauw saat dihubungi Suara.Com.

Meski situasi berlangsung aman, namun sejumlah aparat keamanan masih berjaga-jaga di tempat eksekusi Labora yakni di Tampa Garam, Sorong.

Sebelumnya Pengadilan Negeri Sorong, Papua telah menjatuhkan vonis kepada Labora Sitorus 2 tahun penjara dan denda hanya Rp50 juta karena telah melanggar Undang-Undang Migas dan Undang-Undang

Kemudian Mahkamah Agung menurunkan putusan nomor 1081.K/TIB/PUS/2014/MA/RI tanggal 13 september 2014,  menetapkan terdakwa Labora Sitorus terbukti telah melakukan tindak pidana dan secara bersama segaja membeli hasil hutan yang diketahui dari kawasan hutan yang diambil secara tidak sah sehingga dijatuhkan hukuman pidana penjara 15 tahun.

Namun pihak Kejaksaan tidak bisa melakukan eksekusi karena Labora Sitorus tidak berada di dalam Lapas Sorong sejak Maret 2014 denga  alasan sakit. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Papua Tunggu Komnas HAM Sebelum Tangkap Labora Sitorus

Polda Papua Tunggu Komnas HAM Sebelum Tangkap Labora Sitorus

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 07:16 WIB

Polisi Eksekusi Terpidana Labora Sitorus Pekan Depan

Polisi Eksekusi Terpidana Labora Sitorus Pekan Depan

News | Sabtu, 14 Februari 2015 | 02:00 WIB

Tolak Eksekusi, Pendukung Labora Sitorus Demo

Tolak Eksekusi, Pendukung Labora Sitorus Demo

News | Senin, 09 Februari 2015 | 17:16 WIB

Jaksa Agung Minta Labora Sitorus Serahkan Diri

Jaksa Agung Minta Labora Sitorus Serahkan Diri

News | Jum'at, 06 Februari 2015 | 17:15 WIB

Terkini

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

News | Sabtu, 18 April 2026 | 16:56 WIB

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:54 WIB

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:21 WIB

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:51 WIB

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB