Jelang Munas, Ade Komarudin Ikrar Satu Golkar di Yogya

Siswanto, Bagus Santosa

Jum'at, 11 Maret 2016 | 17:07 WIB
Jelang Munas, Ade Komarudin Ikrar Satu Golkar di Yogya
Kader Golkar Muhammad Misbakhun, Tantowi Yahya, Bambang Soesatyo di Yogyakarta [suara.com/Bagus Santosa]
Kader Partai Golkar Ade Komarudin akan menyampaikan ikrar politik di Alun-alun Utara Yogyakarta, Jumat (11/3/2016) malam. Ikrar tokoh yang disebut-sebut akan maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar Ini dilakukan menjelang musyawarah nasional partainya untuk menyudahi dualisme kepengurusan.

"Ikrar ini berjudul Satu Golkar untuk Indonesia, artinya beliau menyadari betul, bagaimana menyatukan, merekonsiliasasi, mengkonsolidasi (Partai Golkar), dan apabila diberi kesempatan, beliau bertekad akan memenangkan Partai Golkar dalam event-event politik," kata Ketua Bagian Media Ikrar Ade Komarudin, Muhammad Misbakhun, dalam konferensi pers di Hotel Tentrem, Yogyakarta.

Misbakhun menerangkan kata ikrar dipakai dengan pertimbangan etika politik. Apalagi, desakan penyelenggaraan munas Golkar sudah menguat, namun belum juga dijadwalkan waktunya. Dan ikrar ini, katanya, bisa dijadikan momentum ‎untuk kebaikan partai.

"Karena perlu penyikapan politik, maka ikrar inilah yang menjadi momentum politik," kata Misbakhun.
 
Ikrar politik disampaikan setelah Ade melakukan kunjungan ke 23 provinsi di Indonesia serta menerima beberapa pengurus DPD Partai Golkar tingkat l dan II yang datang langsung menemuinya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Misbakhun menerangkan Kota Yogyakarta jadi tempat ikrar karena kota ini merupakan basis perjuangan kemerdekaan. Kota Yogyakarta pemah menjadi Ibu Kota Negara sejak 4 Januari 1946 hingga penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada RIS pada 27 Desember 1949. Seluruh pembiayaan kegiatan pemerintah saat itu ditanggung Keraton.

Selain itu, Yogyakarta merupakan daerah yang terkenal dengan nilai kesederhanaan, kebersamaan, kejujuran, intelektualisme, egalitarian, dan plural.

Di lokasi yang sama, politisi Golkar Bambang Soesatyo menerangkan ikrar Ade menjadi penegasan.

"Jelang munas ini mendadak banyak caketum yang jadi playboy, janji sana sini dan tebar pesona. Kami ingin menegaskan, Ade Komarudin bukan kategori playboy. Dalam ikrarnya nanti akan mengucapkan sesuatu yang sungguh-sungguh. Karena Golkar harus diselamatkan dan mengalami pembaharuan. Tantangan kami adalah menghadapi kelompok yang tidak menghendaki pembaharuan," kata Bambang.

"Yang perlu digarisbawahi karena tekad seluruh kader Golkar, mulai hari ini, tidak ada lagi banyak Partai Golkar, hanya satu Partai Golkar untuk Indonesia. Ikrar ini akan menjadi janji kepada kader dan rakyat Indonesia," politisi Tantowi Yahya menambahkan.

Acara ikrar politik Ade akan dihadiri para ketua DPD Partai Golkar tingkat I dan Il seluruh Indonesia. Sesepuh Partai Golkar juga diundang.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Munas Ditunda, Golkar Bakal Makin Kedodoran di Pilkada 2017

Munas Ditunda, Golkar Bakal Makin Kedodoran di Pilkada 2017

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 14:34 WIB

Ini Tiga Syarat Calon Ketua Umum Partai Golkar Versi ICW

Ini Tiga Syarat Calon Ketua Umum Partai Golkar Versi ICW

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 19:04 WIB

Ini Tiga Syarat Calon Ketua Umum Partai Golkar Versi ICW

Ini Tiga Syarat Calon Ketua Umum Partai Golkar Versi ICW

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 19:04 WIB

Ini Hasil Survey KedaiKOPI Soal Calon Ketum Golkar

Ini Hasil Survey KedaiKOPI Soal Calon Ketum Golkar

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 17:31 WIB

Aziz Syamsuddin Dukung KPK Terlibat di Munas Golkar

Aziz Syamsuddin Dukung KPK Terlibat di Munas Golkar

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 04:33 WIB

Golkar Munas Jakarta Bakal Tagih Uang Denda PN Jakarta Utara

Golkar Munas Jakarta Bakal Tagih Uang Denda PN Jakarta Utara

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 18:12 WIB

Terkini

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:34 WIB

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi di Arab Saudi

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi di Arab Saudi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:31 WIB

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:27 WIB

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:20 WIB

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:55 WIB

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB