Ahok Minta Transportasi Online Ikuti Aturan

Ririn Indriani, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 14 Maret 2016 | 10:24 WIB
Ahok Minta Transportasi Online Ikuti Aturan
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Ribuan masa terdiri dari pengemudi angkutan taksi, angkutan bus kecil, bus kota dan supir bajaj saat ini tengah menyampaikan aspirasinya di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menolak keberadaan transportasi berbasis online seperti Uber dan GrabTaxi.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku telah meminta kepada pemilik jasa transportasi berbasis online untuk mengikuti aturan main yang telah diterapkan oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta.

"Kita udah nekan Uber kalau mau dia harus sesuai (aturan) Dishub. Kita bukan mau melarang. Kan memang zaman, ada yang berbasis aplikasi. Tapi kamu mesti ikuti aturan kita kan," tegas Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/3/2016).

Bila aturan yang telah ditetapkan oleh Dishubtrans DKI tidak dipatuhi, tambah dia, akan merugikan angkutan umum lainnya.

"Kasian perusahaan taksi penumpangnya berkurang. Sopir taksi juga penghasilan berkurang. Kamu (pengemudi sopir berbasis online) kan nyambi," Ahok menambahkan.

Lebih lanjut ia mengatakan di negara lain seperti Singapura misalnya, transportasi juga ada yang berbasis online seperti Uber dan GrabTaxi. Hanya saja, lanjut dia, para pemilik perusahaan transportasi online tersebut mendaftarkan seluruh mobilnya yang dijadikan untuk usaha.

"Tapi mereka mobil, taksinya didaftarin. Dia tempel. Kategori apa? Plat kuning berarti kamu mobil rental. Kamu rental ya mesti bayar pajak juga. Boleh nggak ada mobil rental di Jakarta? Boleh. Tapi pajak semua mesti ada. Mesti tempel," ujar Ahok.

Selain itu ia juga mengatakan, sebelumnya Dishubtrans DKI Juga telah melakukan razia terhadap perusahaan transportasi seperti Uber di Jakarta. Hanya saja razia belum maksimal, karena mereka bermain di sistem online.

"Kita udah ngelarang beberapa kali kok. Tapi kalau kamu Grab, Grab bagaimana?. Kayak kita bilang ada prostitusi online gimana coba tangkapnya. Harusnya kita jebak. Mungkin ke depan akan mulai kita jebak lagi. Kita kandangin lho kalau yang ketangkap," tegas Ahok.





Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demo Kantor Ahok, Para Supir Tolak Transportasi Berbasis Online

Demo Kantor Ahok, Para Supir Tolak Transportasi Berbasis Online

News | Senin, 14 Maret 2016 | 10:06 WIB

Sopir Taksi di Bali Tolak Layanan Taksi Online

Sopir Taksi di Bali Tolak Layanan Taksi Online

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 11:55 WIB

APDI: Pelarangan Ojek Online Penjarakan Kreativitas Bisnis

APDI: Pelarangan Ojek Online Penjarakan Kreativitas Bisnis

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 11:38 WIB

Masih Ilegal, Kemenhub Belum Kasih Izin Taksi Uber

Masih Ilegal, Kemenhub Belum Kasih Izin Taksi Uber

Bisnis | Selasa, 15 Desember 2015 | 17:49 WIB

Terkini

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:06 WIB

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB