Kepala Bekraf Protes Taksi Online Ingin Diblokir

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 16 Maret 2016 | 13:39 WIB
Kepala Bekraf Protes Taksi Online Ingin Diblokir
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf meminta kepada pemerintah untuk menunda rencana pemblokiran aplikasi online berbasis transportasi. Pasalnya, ia meminta agar pemerintah tidak memasung kreativitas anak Indonesia yang memberikan kemudahan bagi masyatakat.

"Kita sangat akomodatif terhadap inovasi. Kita ingin kreativitas jangan di pasung di awal, istilahnya harus ada pendekatan yang ringan atau sentuhan yang ringan dari pemerintah, sokong juga mereka agar terus berinovasi. Karena ini juga untuk menggerakkan perekonomian masyarakat," kata Munaf saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (16/3/2016).

Kendati demikian, pihaknya juga mengimbau kepada pengusaha aplikasi online, dengan adanya kejadian seperti ini dapat dijadikan sebagai pelajaran sebelum memulai usaha.

Menurutnya, para pengusaha berbasis online ini harus berpikir apakah ada potensi hukum yang akan dilanggar dikemudian hari. Hal-hal inilah yang harus dipertimbangkan.

"Jadi jagan hanya membuat kreativitas saja. Mereka juga harus lihat ini mentoknya dimana semua itu. Lalu kalau ada hal-hal yang membatasi mereka, berkomunikasi saja dengan mereka (pemerintah). Bisa ngga ada perubahan," ungkapnya.

Sebelumnya, para sopir transportasi konvensional menuntut ditutupnya atau diblokirnya aplikasi internet yang menyediakan taksi di Jakarta. Mereka menuding tak ada izin serta melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menyatakan penyediaan jasa angkutan umum dilaksanakan oleh badan usaha milik daerah, dan atau badan hukum lainnya dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkominfo-Kemenkop dan UKM Bahas Soal Izin Transportasi Online

Kemenkominfo-Kemenkop dan UKM Bahas Soal Izin Transportasi Online

Tekno | Rabu, 16 Maret 2016 | 10:02 WIB

Hipmi: Pemerintah Harus Cermati Evolusi Transportasi Online

Hipmi: Pemerintah Harus Cermati Evolusi Transportasi Online

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2016 | 20:34 WIB

Ini Saran Presiden ke Menkominfo Tangani Transportasi Online

Ini Saran Presiden ke Menkominfo Tangani Transportasi Online

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 20:27 WIB

Polisi Belum Temukan Kasus Perusakan Taksi Uber Saat Demo Supir

Polisi Belum Temukan Kasus Perusakan Taksi Uber Saat Demo Supir

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 20:00 WIB

Menkominfo Siap Bantu Grab Car dan Uber Urus Perizinan

Menkominfo Siap Bantu Grab Car dan Uber Urus Perizinan

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 19:48 WIB

Alasan Lengkap Menhub Jonan Ajukan Blokir Uber Taxi dan Grab Car

Alasan Lengkap Menhub Jonan Ajukan Blokir Uber Taxi dan Grab Car

News | Senin, 14 Maret 2016 | 16:05 WIB

Menghitung Kerugian Sopir Bajaj Sejak Muncul Transportasi Online

Menghitung Kerugian Sopir Bajaj Sejak Muncul Transportasi Online

News | Senin, 14 Maret 2016 | 14:33 WIB

Jawaban Kominfo soal Blokir Aplikasi Grab Car dan Uber Taksi

Jawaban Kominfo soal Blokir Aplikasi Grab Car dan Uber Taksi

News | Senin, 14 Maret 2016 | 14:08 WIB

Taksi dan Bajaj Merugi Sejak Ada Transportasi Online

Taksi dan Bajaj Merugi Sejak Ada Transportasi Online

News | Senin, 14 Maret 2016 | 12:53 WIB

Pemprov DKI Sebut Transportasi Online Tak Patuh

Pemprov DKI Sebut Transportasi Online Tak Patuh

News | Senin, 14 Maret 2016 | 12:45 WIB

Terkini

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

×