Ini Awal Mula Ridwan Kamil Diberitakan Tampari Sopir Angkot

Siswanto | Suara.com

Senin, 21 Maret 2016 | 06:17 WIB
Ini Awal Mula Ridwan Kamil Diberitakan Tampari Sopir Angkot
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Polda Metro Jaya [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung menegaskan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tidak pernah memukul sopir omprengan bernama Taufik Hidayat pada Jumat (18/3/2016) pagi, sebagaimana diberitakan salah satu media nasional.

"Pemberitaan pemukulan kepada pengemudi angkot oleh Wali Kota Bandung @ridwankamil adalah tidak benar #BDG1," demikian pernyataan dinas melalui akun Twitter resmi, @DiskominfoBdg, Minggu (20/3/2016).

Selanjutnya, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung menceritakan bagaimana kronologis peristiwa yang kemudian memunculkan pemberitaan telah terjadi pemukulan.

Pada Jumat pagi itu, Ridwan Kamil sedang bersepeda didampingi ajudan dan pengawal.

"Sesampai di depan BRI Tower, Jalan Asia Afrika, ada beberapa komplotan pelanggar hukum yaitu mobil plat hitam yang dijadikan angkot sedang ngetem #BDG1," tulis Dinkominfo.

Sopir yang melihat kedatangan Ridwan langsung melarikan diri, tetapi salah satu mobil plat hitam tersebut berhasil ditahan Ridwan Kamil dengan cara melintangkan sepeda di depan mobil.

Selanjutnya, Ridwan Kamil meminta sopir untuk turun dari mobil dengan maksud untuk diberikan teguran, namun sopir menolak.

"Wali kota kemudian menghampiri sopir tersebut dan menepuknya sambil berkata bahwa dirinya sudah berulangkali memperingatkan agar tidak ngetem di tempat tersebut dan kendaraan pribadi jangan dijadikan kendaraan umum, namun ternyata masih saja membandel" tulis Dinkominfo.

"Wali Kota Bandung @ridwankamil menertibkan komplotan pelanggar hukum supaya yang taat hukum tidak dirugikan," Dinkominfo menambahkan.

Wali kota kemudian melanjutkan perjalanan. Sementara, pengawal pribadi Ridwan Kamil yang di antaranya merupakan anggota kepolisian menanyakan surat-surat kendaraan sopir tadi.

Karena tidak dilengkapi dengan surat, kendaraan tersebut dibawa ke pendopo untuk seterusnya diserahkan kepada petugas kepolisian.

Dengan demikian, kata Dinkominfo, informasi yang menyebutkan Wali Kota Bandung melakukan pemukulan terhadap sopir omprengan tidak benar.

Ridwan Kamil juga telah membantah tudingan menampar Taufik Hidayat sebanyak tiga kali sehingga sopir melapor ke polisi.

"Tidak ada pemukulan. Ini ada preman maksa warga masuk mobilnya, kepergok wali kota, mau kabur, saya dadah-dadah aja gitu?" tulis Ridwan dalam akun resminya, @ridwankamil.

Pria yang akrab disapa Emil ini melontarkan sejumlah cuitannya yang berisi bantahan kalau dia telah menampar sopir angkot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Berani-beraninya Imbau Ridwan Kamil Tak Maju ke Jakarta

Jokowi Berani-beraninya Imbau Ridwan Kamil Tak Maju ke Jakarta

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 10:42 WIB

Jokowi Berani-beraninya Imbau Ridwan Kamil Tak Maju ke Jakarta

Jokowi Berani-beraninya Imbau Ridwan Kamil Tak Maju ke Jakarta

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 10:42 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB