Kawasan Prostitusi Kosambi, Tangerang Digusur 23 Mei

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 27 Maret 2016 | 09:56 WIB
Kawasan Prostitusi Kosambi, Tangerang Digusur 23 Mei
Ilustrasi prostitusi. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten akan menggusur kawasan hiburan dan kafe remang-remang tanpa izin di Desa Dadap, Kosambi pada 23 Mei 2016. Sebelum penggusuran akan dilakukan sosialisasi.

"Sosialisasi secara gencar dilakukan oleh aparat kecamatan diharapkan pemilik bangunan membongkar atas kesadaran sendiri," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Minggu (27/3/2016).

Setelah pembongaran bangunan, akan dilakukan pembinaan keterampilan terhadap para pekerja seks komersial (PSK) yang ingin beralih profesi. Aparat Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat memberikan pelatihan keterampilan kepada para PSK.

Pemkab Tangerang menggandeng akademisi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta untuk membuat rencana kawasan Dadap menjadi pusat kajian Islam dan kampung nelayan. Aparat Pemkab Tangerang sudah mendapatkan paparan dari Prof. Budi Pratikno dari UGM dan mengubah kawasan kumuh menjadi lebih baik.

Namun, saat ini kawasan Dadap merupakan perkampungan nelayan yang kumuh dan terdapat lokasi prostitusi sehingga perlu dirombak dan ditata. Meski begitu, kawasan Dadap tersebut dengan luas sekitar 12 hektare milik PT Angkasara Pura II, pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta lainnya tanah pengairan.

Penataan kawasan tersebut juga melibatkan pihak ketiga bahwa relatif banyak perusahaan yang ada di sekitar yang peduli terhadap kondisi lingkungan itu.

Sesuai dengan hasil pendataan, kata dia, terdapat sebanyak 427 PSK, sebanyak 72 kafe, hotel kelas melati, tempat karaoke, dan warung remang-remang.

Kepada warga yang mendiami kawasan tersebut tetapi tidak melakukan kegiatan prostitusi, lanjut dia, disediakan rusunawa.

"Warga yang memiliki lahan dan disertai surat tanah di Dadap diupayakan mendapatkan ganti rugi," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang Iskandar Mirsyad mengutip keterangan Kepala Subbidang Tuna Susila dan Orang Dengan HIV/AIDS Kementerian Sosial Dewi Rani bahwa Kemensos membantu uang transpor untuk pemulangan para PSK ke daerah masing-masing.

Pihak Kemensos juga menyiapkan tempat di Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, untuk penampungan sementara para PSK.

Penertiban kawasan Dadap merupakan bagian dari program Presiden RI Joko Widodo agar semua lokalisasi prostitusi di Indonesia harus hilang pada tahun 2017. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bos Mucikari Meriechan Pekerjakan PSK Hamil karena Kasihan

Bos Mucikari Meriechan Pekerjakan PSK Hamil karena Kasihan

News | Jum'at, 18 Maret 2016 | 20:50 WIB

Bos Meriechan Ungkap Seperti Apa Bisnis Prostitusi ABG dan Dewasa

Bos Meriechan Ungkap Seperti Apa Bisnis Prostitusi ABG dan Dewasa

News | Jum'at, 18 Maret 2016 | 20:36 WIB

Suami-Istri 'Jual' PSK Anak Rp1 Juta per Tiga Jam Kencan

Suami-Istri 'Jual' PSK Anak Rp1 Juta per Tiga Jam Kencan

News | Kamis, 17 Maret 2016 | 17:23 WIB

Makassar Ingin Ubah Lokalisasi Nusantara Jadi Kawasan Kuliner

Makassar Ingin Ubah Lokalisasi Nusantara Jadi Kawasan Kuliner

News | Kamis, 10 Maret 2016 | 00:05 WIB

Anggota DPRD Mau ke Kalijodo, Ahok: Dia Pingin Lihat Sisa

Anggota DPRD Mau ke Kalijodo, Ahok: Dia Pingin Lihat Sisa

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 13:27 WIB

Terkini

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:41 WIB

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:38 WIB