Hanura Tak Minta Jatah Ahok, Tapi Dapat Untung di Pileg 2019

Siswanto, Bagus Santosa

Selasa, 29 Maret 2016 | 16:15 WIB
Hanura Tak Minta Jatah Ahok, Tapi Dapat Untung di Pileg 2019
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menghadiri deklarasi dukungan Partai Hanura pada Pilkada 2017, di Jakarta, Sabtu (26/3/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua Tim Pilkada Partai Hanura Erik Satrya Wardana mengungkapkan dukungan partainya kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Heru Budi Hartono di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta tahun 2017 merupakan bagian dari strategi persiapan mengikuti Pemilu Legislatif tahun 2019.

"Kami mendukung nggak ada minta jatah, tapi memperhatikan kepentingan nasional, keharmonisan pemerintahan kota dan pusat. Kemudian karena aspirasi masyarakat, dan karena kemanfaatan bagi Partai Hanura, bukan berarti materi, tapi mendapat dukungan di pileg," kata Erik di Hotel Marlyn Park, Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Erik menerangkan DPP Partai Hanura sudah memutuskan untuk mendukung Ahok-Heru. Bila ada kader yang menolak, partai akan memberinya sanksi.
 
‎"Proses pengambilan keputusan ini tidak begitu saja, diawali dengan setuju atau tidak, putusan a atau b. Bila sebelum keputusan, setiap orang yang berbeda-beda pendapat itu sah saja. Tapi ketika ada kader yang terbuka menyampaikan pendapat, maka akan diberlakukan sanksi sesuai AD/ART," kata dia.

Perbedaan pendapat di internal Hanura setelah partai mendukung Ahok disuarakan oleh Wakil Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan, Rachmat HS, serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Legislatif dan Eksekutif Bustami Rahawin. Mereka tidak setuju partainya mendukung Ahok. Mereka siap mundur dari keanggotaan partai pimpinan Wiranto.

"(Mendukung Ahok) Ini sudah keputusan, dan sampai saat ini saya belum tahu itu resmi atau tidak soal dia. Dan kita denger cuma dua itu (yang nolak), dan mudah-mudahan nggak nambah," tuturnya.
Saat ini, Hanura belum mengerjakan apa-apa untuk memenangkan Ahok-heru. Kata Erik, partainya tengah menunggu perintah Ahok. 

Ahok sendiri maju lewat jalur independen. Sebagai syarat, calon dari independen harus mengumpulkan KTP, Ahok dibantu relawan Teman Ahok.
Erik menerangkan Partai Hanura juga menunggu koordinasi dengan partai yang juga mendukung Ahok, yaitu Nasional Demokrat.

"Kendalinya kan bukan di kita (tapi di Ahok), kita menunggu. Kalau Teman Ahok bilang perlu tambahan kader kita‎ akan bergerak," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar Calon Kepala Daerah Hanura, Biayanya Rp50 Juta

Daftar Calon Kepala Daerah Hanura, Biayanya Rp50 Juta

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 15:45 WIB

Ini Strategi Idrus untuk Menantang Ahok di Pilkada 2017

Ini Strategi Idrus untuk Menantang Ahok di Pilkada 2017

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 15:42 WIB

Ahok Akan Pecat PNS Nakal di TPU Petamburan

Ahok Akan Pecat PNS Nakal di TPU Petamburan

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 15:38 WIB

Ahok Bicara Kepuasan Warga, Lincoln, Bima Berkuda, sampai Rasis

Ahok Bicara Kepuasan Warga, Lincoln, Bima Berkuda, sampai Rasis

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 14:50 WIB

Terkini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

×