Alasan Hanura Sering Dukung "Incumbent" di Pilkada

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Selasa, 29 Maret 2016 | 16:45 WIB
Alasan Hanura Sering Dukung "Incumbent" di Pilkada
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menghadiri deklarasi dukungan Partai Hanura pada Pilkada 2017, di Jakarta, Sabtu (26/3/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Partai Hanura sering mendukung calon incumbent, termasuk saat ini mendukung Basuki Tjahja Purnama (Ahok). ‎Pada Pilkada sebelumnya, 2012, Hanura juga mendukung calon Incumbent, yaitu Fauzi Bowo.

Ketua Tim Pilkada Partai Hanura Erik Satrya Wardana, mengatakan ada beberapa alasan kenapa Hanura mendukung calon incumbent. Di antaranya, calon incumbent merupakan calon yang menguasai banyak sumber daya.

"Dukungan incumbent saya kira itu alamiah, dalam politik yang agak cenderung materialistik yang tidak diartikan sempit. Saya kira mendukung Incumbent itu wajar. Karena Incumbent mengendalikan dan menguasai banyak sumber daya. Kecenderungan ini berlaku nasional, tidak hanya partai saja," kata Erik di Hotel Marlyn Park, Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Partai Hanura mendukung Ahok, bukan tanpa pertimbangan. Erik mengatakan, dukungan ini dipertimbangkan untuk kepentingan nasional yaitu keharmonisan pemerintahan kota dan pusat, aspirasi masyarakat, dan karena kemanfaatan bagi Partai Hanura.

Erik menerangkan, DPP Hanura sudah memutuskan mendukung Ahok. Keputusan itu pun sudah berlaku dan perlu dijalankan seluruh kader. Bila ada yang tidak sepaham dengan keputusan tersebut maka akan ada sanksi dari partai.

‎"Proses pengambilan keputusan ini tidak begitu saja, diawali dengan setuju atau tidak, putusan a atau b. Bila sebelum keputusan, setiap orang yang berbeda-beda pendapat itu sah saja. Tapi ketika ada kader yang terbuka menyampaikan pendapat, maka akan diberlakukan sanksi sesuai AD/ART," terangnya.

Namun, internal partai tersebut timbul perbedaan. Perbedaan pendapat soal dukungan Ahok ini sempat disuarakan oleh Wakil Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan, Rachmat HS, serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Legislatif dan Eksekutif Bustami Rahawin. Mereka tidak setuju bila Partai Hanura dukung Ahok. Bahkan, mereka siap mundur sebagai kader pimpinan Wiranto ini.

"(Mendukung Ahok) Ini sudah keputusan, dan sampai saat ini saya belum tahu itu resmi atau tidak soal dia. Dan kita denger cuma dua itu (yang nolak), dan mudah-mudahan nggak nambah," tuturnya.

Hanura sendiri akan ikut dalam 64 kabupaten/‎kota dari total 94 kabupaten/kota, dan 6 provinsi dari total 7 provinsi. Erik menargetkan, Hanura bisa memenangkan setengahnya, termasuk ‎DKI Jakarta.

Menyambut Pilkada ini, partai Hanura membuka pendaftaran pada masyarakat, baik kader partai atau umum, yang berkeinginan mencalonkan diri. Pembukaan pendaftaran ini dibuka serentak di masing-masing DPC dan DPD setempat, pada 30 Maret - 18 April 2016. Namun, pendaftaran ini tidak gratis.

"Setiap bakal calon yang mendaftar, dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp10 juta dan Rp40 juta ‎untuk survei," kata Erik.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hanura Ancam Beri Sanksi Kader

Hanura Ancam Beri Sanksi Kader

Foto | Selasa, 29 Maret 2016 | 16:37 WIB

Ahok Sebut Cagub DKI Lain Tak Serius Bangun Jakarta

Ahok Sebut Cagub DKI Lain Tak Serius Bangun Jakarta

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 16:23 WIB

Hanura Tak Minta Jatah Ahok, Tapi Dapat Untung di Pileg 2019

Hanura Tak Minta Jatah Ahok, Tapi Dapat Untung di Pileg 2019

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 16:15 WIB

Rantai Dukungan untuk Ahok, Suami, Istri, Tetangga dan Teman

Rantai Dukungan untuk Ahok, Suami, Istri, Tetangga dan Teman

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 15:57 WIB

Daftar Calon Kepala Daerah Hanura, Biayanya Rp50 Juta

Daftar Calon Kepala Daerah Hanura, Biayanya Rp50 Juta

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 15:45 WIB

Ahok Akan Pecat PNS Nakal di TPU Petamburan

Ahok Akan Pecat PNS Nakal di TPU Petamburan

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 15:38 WIB

Ahok Bicara Kepuasan Warga, Lincoln, Bima Berkuda, sampai Rasis

Ahok Bicara Kepuasan Warga, Lincoln, Bima Berkuda, sampai Rasis

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 14:50 WIB

Gerindra: Habiburokhman Mau Terjun dari Monas, Bentuk Dukung Ahok

Gerindra: Habiburokhman Mau Terjun dari Monas, Bentuk Dukung Ahok

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 14:39 WIB

Walau Jarang Bertemu, Ahok Tetap Dukung Relawan

Walau Jarang Bertemu, Ahok Tetap Dukung Relawan

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 13:37 WIB

Ahok Kesal: Tak Guna Ngomong Sama Yusril, Punya Otak Nggak

Ahok Kesal: Tak Guna Ngomong Sama Yusril, Punya Otak Nggak

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 13:18 WIB

Terkini

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB