Inilah 5 Alasan Lorenzo Bertahan di Yamaha dan Hijrah ke Ducati

Rizki Nurmansyah

Rabu, 30 Maret 2016 | 12:30 WIB
Inilah 5 Alasan Lorenzo Bertahan di Yamaha dan Hijrah ke Ducati
Jorge Lorenzo belum putuskan masa depannya di MotoGP [Shutterstock]

Suara.com - Teka-teki kemanakah Jorge Lorenzo akan berlabuh musim depan masih menjadi tanda tanya besar. Juara bertahan MotoGP itu tampaknya kini tengah menghadapi "kegalauan tingkat tinggi".

Kondisi ini menyusul, kabarnya, karena ada dua opsi penting yang harus segera diputuskan salah satunya oleh Lorenzo. Opsi pertama, perpanjang kontrak bersama Yamaha, yang habis kontraknya di akhir musim.

Pilihan kedua, menerima pinangan dari Ducati. Rumornya pabrikan Italia itu menawarkan pundi-pundi uang berlimpah kepada pebalap berjuluk El Martillo itu yang tentunya sangat sulit ditolak.

Mungkinkah Lorenzo hijrah ke Ducati musim depan? Ataukah memutuskan bertahan hingga pensiun sebagaimana pernyataannya beberapa waktu lalu? Berikut lima alasan yang bisa jadi referensi bagi Lorenzo bertahan di Yamaha dan lima alasan dia harus pindah ke Ducati.

YAMAHA
1. Juara
Sukses Ducati menunjukkan sinyal positif pada balapan seri perdana MotoGP di Qatar, 20 Maret lalu, tentu tak jadi jaminan mereka punya motor yang kompetitif seperti Yamaha. Lorenzo juga tampaknya menyadari jika dengan motor Yamaha dia bisa terus jadi juara.

2. Kalahkan Valentino Rossi
Di GP Qatar lalu Lorenzo sekali lagi telah membuktikan kualitasnya sebagai pebalap dengan mengalahkan rekan setimnya, Valentino Rossi. Bisa mengalahkan legenda MotoGP itu dengan motor yang sama tentu lebih terasa terhormat baginya.

3. Hormat
Yamaha selalu menjunjung tinggi rasa hormat terhadap Lorenzo, memperlakukannya sama dengan Rossi.

4. Hubungan dengan Tim
Kendati Lorenzo dikenal memiliki hubungan "dingin" dengan Rossi. Namun, keduanya tetap bisa menunjukkan sikap profesional di internal tim.

5. Pensiun
Lorenzo berulang kali mengatakan jika impiannya adalah pensiun bersama Yamaha. Sejak bergabung ke Yamaha, Lorenzo telah tiga kali meraih gelar juara dunia.

DUCATI
1. Tantangan
Hal utama yang dihadapi Lorenzo jika pindah ke Ducati sudah pasti adalah tantangan. Sejak Casey Stoner membawa tim ini jadi juara konstruktor di tahun 2007, performa Ducati cenderung tidak konsisten.

2. Uang
Dari kabar yang beredar, pihak Ducati menawarkan uang 11 juta euro (sekitar Rp165,7 miliar) per tahunnya kepada Lorenzo jika dia mau bergabung. Jumlah ini lebih tinggi tiga juta euro dari yang diberikan Yamaha.

3. Pembalap Utama
Ducati tentu akan menjadikan Lorenzo pembalap utamanya jika dia bergabung. Hal yang sulit didapatnya di Yamaha selama Rossi masih ada di tim berlambang garpu tala tersebut.

4. Pamor
Rossi telah gagal bersinar ketika bergabung dengan Ducati. Jika Lorenzo bisa membuktikan sebaliknya, maka itu akan jadi citra yang sangat baik untuknya.

5. Gigi Dall'Igna
Lorenzo dikenal memiliki hubungan yang sangat baik dengan Prinsipal Tim Ducati Corse, Gigi Dall'Igna. Kedekatan ini pun bisa dimanfaatkan pihak Ducati untuk memboyong Lorenzo ke tim mereka. (Insella)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dapat Tawaran dari Ducati, Lorenzo Berbohong?

Dapat Tawaran dari Ducati, Lorenzo Berbohong?

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 09:57 WIB

Marquez Gunakan Setelan di Qatar pada GP Argentina

Marquez Gunakan Setelan di Qatar pada GP Argentina

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 09:13 WIB

Yamaha Cygnus Ray ZR Siap Masuk Pasar India

Yamaha Cygnus Ray ZR Siap Masuk Pasar India

Otomotif | Rabu, 30 Maret 2016 | 08:18 WIB

Iannone Incar Podium Pertama Musim Ini di GP Argentina

Iannone Incar Podium Pertama Musim Ini di GP Argentina

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 09:00 WIB

Terkini

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:00 WIB

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:34 WIB

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:30 WIB

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:19 WIB

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 08:35 WIB

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:08 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

×