Megawati: Tanpa Pimpinan dan Perencanaan, Bakal Kacau

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 30 Maret 2016 | 12:50 WIB
Megawati: Tanpa Pimpinan dan Perencanaan, Bakal Kacau
Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Zulkifli hasan, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, mantan Ketua Umum Golkar Akbar Tanjung di JCC [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri, menegaskan pembangunan nasional semesta berencana yang disebut Presiden RI pertama Soekarno, bisa dijadikan sebagai haluan negara, tidak hanya bersifat ideologis, namun juga ilmiah.

"Pola pembangunan nasional semesta berencana adalah suatu kebijakan politik pembangunan yang tidak hanya berwatak ideologis sekaligus teknokratis, tetapi dapat dipastikan bersifat ilmiah, dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan," katanya dalam acara bertajuk Konvensi Nasional tentang Haluan Negara di Balai Sidang Jakarta, JCC, Rabu (30/3/2016).

Dia mengatakan dewan perancang nasional konsep tersebut, seluruh kekuatan rakyat terlibat aktif, seperti para ahli, cendikiawan berbagai bidang, serta para akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Menurut dia, tidak kurang dari 589 orang yang bergabung di dalam seksi penelitian nasional berencana.

"Artinya, ilmu pengetahuan digunakan oleh Depernas sebagai basis kerangka berpikir nasional dalam perumusan metode penelitian, metode perumusan, pembuatan rancangan, implementasi, pengawasan dan penilaian terhadap dijalankannya Tripola Pembangunan," ujarnya.

Megawati menjelaskan dalam pola pembangunan nasional semesta berencana, Semesta artinya tidak saja meliputi seluruh daerah, tetapi juga mengenai semua jenis dan semua tingkat pembangunan.

Menurut dia, berencana artinya tahap demi tahap yang dilewati melalui segenap kekuatan bangsa, untuk itu agar pembangunan berjalan dengan sebaik-baiknya, maka harus diadakan pimpinan dan perencanaan.

"Tanpa pimpinan dan perencanaan maka hanya akan bermuara pada kegagalan, bahkan kekacauan," katanya.

Megawati mengatakan cita-cita masyarakat adil dan makmur membutuhkan suatu perencanaan menyeluruh, overall planning, planning semesta, perencanaan yang meliputi semua bidang, dalam satu cetak biru yang didasarkan pada kebutuhan dan kepribadian rakyat Indonesia.

Menurut dia, perencanaan pembangunan berisi kegiatan politik berencana, kegiatan ekonomi berencana, kegiatan sosial berencana, kegiatan kebudayaan berencana, kegiatan mental berencana.

"Pendeknya, kesemuanya mengandung muatan berencana. Berbagai perencanaan tersebut harus menjadi milik dari/dan harus dilaksanakan oleh seluruh Rakyat Indonesia untuk mencapai cita-citanya," katanya.

Dia menegaskan penting adanya haluan negara dan apabila lembaga negara ingin melakukan rembuk nasional maka sifatnya harus menyeluruh serta tidak memunculkan sekat-sekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mega, ARB, HNW, sampai Try Sutrisno Kumpul Bicarakan Arah Negara

Mega, ARB, HNW, sampai Try Sutrisno Kumpul Bicarakan Arah Negara

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 11:35 WIB

Buku Megawati Tunjukkan Kiprahnya Bangun PDI Perjuangan

Buku Megawati Tunjukkan Kiprahnya Bangun PDI Perjuangan

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 20:33 WIB

Buku Hadiah Langsung Megawati Belum Sempat Dibaca Ahok

Buku Hadiah Langsung Megawati Belum Sempat Dibaca Ahok

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 14:29 WIB

Ahok Beberkan Kenapa Semalam Tak Ikut Lelang Buku Megawati

Ahok Beberkan Kenapa Semalam Tak Ikut Lelang Buku Megawati

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 12:10 WIB

Menebak-nebak Kode Megawati kepada Ahok

Menebak-nebak Kode Megawati kepada Ahok

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 11:36 WIB

Terkini

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

×