Berjaket Partai dan Sandal Jepit, Presiden Myanmar Resmi Menjabat

Arsito Hidayatullah

Rabu, 30 Maret 2016 | 13:16 WIB
Berjaket Partai dan Sandal Jepit, Presiden Myanmar Resmi Menjabat
Presiden Myanmar Htin Kyaw (kiri), bersama Aung San Suu Kyi dan Ketua DPR Win Myint, saat tiba di Sidang Parlemen di Naypyitaw, Myanmar, Rabu (30/3/2016). [Reuters/Soe Zeya Tun]

Suara.com - Parlemen atau Majelis Tertinggi Myanmar akhirnya resmi mengambil sumpah jabatan presiden sipil pertama negeri itu, Rabu (30/3/2016), setelah lebih dari 50 tahun dikuasai junta militer. Htin Kyaw, sosok Presiden Myanmar terbaru itu diketahui adalah tokoh Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), sekaligus teman dan orang kepercayaan Aung San Suu Kyi sang pimpinan partai.

Majunya Htin Kyaw ke kursi Presiden Myanmar sendiri berawal dari kemenangan mutlak NLD di Pemilu Myanmar pada November 2015 lalu. Lantaran Suu Kyi berdasarkan konstitusi yang berlaku tidak bisa menjabat presiden, maka penerima Nobel Perdamaian itu pun lantas menunjuk Htin Kyaw untuk menduduki jabatan tersebut.

 
Dalam upacara pengambilan sumpah di sidang parlemen hari, Htin Kyaw sendiri datang dan memasuki ruangan bersama-sama dengan Suu Kyi, didampingi Ketua Majelis Rendah (semacam DPR), Win Myint. Sementara Suu Kyi terlihat mengenakan gaun biru khasnya, Htin Kyaw dan Win Myint tampak sama-sama mengenakan baju model jaket warna jingga yang khas NLD, serta memakai sandal jepit.

Sandal jepit atau yang di sana disebut "hnyat-phanat" itu sendiri diketahui adalah bagian dari kostum tradisional Myanmar. Selain itu, elemen lainnya dari pakaian tradisional kebanggaan itu adalah tutup kepala serta kain serupa sarungnya.

Dalam pidato singkatnya di hadapan anggota parlemen, seusai upacara pengambilan sumpah jabatan, Htin Kyaw menegaskan kembali pandangan Suu Kyi terhadap pentingnya perubahan atas Piagam (Undang-Undang) 2008 yang telah mengukuhkan kekuatan militer di ranah politik negeri itu.

"Pemerintahan baru kita akan menjalankan rekonsiliasi nasional, (menciptakan) perdamaian di negeri ini, menegakkan konstitusi yang akan menjadi jalan bagi hadirnya persatuan yang demokratis, serta meningkatkan standar kehidupan masyarakat," ucapnya.

"Kami mempunyai tugas untuk bekerja demi menciptakan sebuah konstitusi yang cocok bagi negeri kita sekaligus juga sesuai dengan standar-standar demokrasi," sambungnya. [Reuters/MRTV3]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Presiden Baru, Myanmar Jamin Tak Dikendalikan Militer

Punya Presiden Baru, Myanmar Jamin Tak Dikendalikan Militer

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 13:02 WIB

Jokowi Ucapkan Selamat kepada Presiden Baru Myanmar

Jokowi Ucapkan Selamat kepada Presiden Baru Myanmar

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 19:14 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×